Batasan dan Ukuran Panjang Takbiratul Ihram

1
1624

BincangSyariah.Com – Ketika kita melaksanakan shalat berjemaah di masjid, kadang ada imam yang melakukan takbiratul ihram dengan durasi yang agak panjang. Dia melakukan hal itu kemungkinan karena hendak membaca niat dengan lengkap dan sempurna sehingga harus memperpanjang takbiratul ihram. Sebenarnya, bagaimana batasan dan ukuran panjang takbiratul ihram dalam shalat? (Syarat Sah Takbiratul Ihram)

Takbiratul ihram termasuk rukun shalat, bahkan termasuk rukun yang pertama karena shalat dimulai dari takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Tiap orang memiliki variasi yang berbeda ketika melakukan takbiratul ihram, ada yang sangat pendek sekali, ada yang sedang dan ada pula yang sangat panjang. Memperpanjang takbiratul ihram hukumnya boleh selama tidak melewati batasan dan ukuran yang telah ditetapkan oleh para ulama.

Adapun batasan dan ukuran panjang takbiratul ihram adalah tujuh alif atau empat belas harakat. Empat belas harakat sama dengan hitungan empat belas gerakan jari. Jika takbiratul ihram melebihi tujuh alif atau empat belas, maka shalatnya batal. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Nawawi dalam kitab Kasyifatus Saja berikut;

ويشترط أن لا يمد فوق سبع ألفات وإلا بطلت إن علم وتعمد وتقدر كل ألف بحركتين وهو على التقريب، ويعتبر ذلك بتحريك الأصابع متوالية مقارنة للنطق بالمد

Dalam takbir disyaratkan agar tidak terlalu panjang hingga melebihi ukuran tujuh alif. Jika melebihi ukuran panjang tujuh alif, maka shalatnya batal jika ia mengetahui ketentuan hukum ini dan sengaja melakukannya. Setiap satu alif diukur dengan bacaan dua harakat. Ini berdasarkan perkiraan saja. Cara penghitungannya dengan mengerakkan jari-jari secara berkesinambungan pada saat mengucapkan bacaan mad.

Menurut Syaikh Al-Bajuri, sebaiknya melakukan takbiratul ihram dengan ukuran sedang, tidak terlalu pendek dan tidak terlalu panjang. Sementara menurut Imam Syibromalisi, memanjangkan takbiratul ihram hukumnya sunnah, tentunya dengan tanpa melewati batasan panjang tujuh alif. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Nawawi dalam kitab Kasyifatus Saja berikut;

Baca Juga :  Lakukan Tiga Hal Ini agar Terhindar dari Sifat Riya dalam Beribadah

قال الباجوري: ويسن أن لا يقصر التكبير بحيث لا يفهم ولا يمططه بأن يبالغ في مده بل يتوسط. وقال الشبراملسي: ويستحب أن يمد التكبير

Syaikh Al-Bajuri berkata, ‘Disunnahkan untuk tidak membaca pendek bacaan takbir sekiranya bacaan takbir tidak dipahami dan juga disunnahkan untuk tidak terlalu memanjangkan takbir, hal yang baik adalah melakukan takbir secara sedang saja. Imam Al-Syibromalisi berkata, ‘Dianjurkan memanjangkan takbir.’

1 KOMENTAR

  1. […] Melakukan takbiratul ihram sesaat setelah imam melakukan takbiratul ihram memiliki keutamaan dan keistimewaan tersendiri. Bahkan dalam sebuah hadis disebutkan bahwa jika seseorang mengikuti takbiratul ihram imam selama empat puluh hari, maka dia akan dibebaskan dari sifat kemunafikan dan dari api neraka. (Baca: Batasan dan Ukuran Panjang Takbiratul Ihram) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here