Batasan Akhir Shalat Berjamaah yang Boleh Diikuti Makmum Masbuk

0
3849

BincangSyariah.Com – Sampai dimana batasan akhir shalat berjamaah yang boleh diikuti makmum masbuk? Jika selain shalat Jumat, maka batasan akhir shalat berjemaah yang boleh diikuti makmum masbuk adalah selama imam belum melakukan salam yang pertama. Jika imam sudah melakukan salam yang pertama, maka makmum masbuk tidak boleh boleh mengikutinya.

Sementara dalam shalat Jumat, maka batasan akhir boleh mengikuti imam adalah selama imam belum selesai melakukan rukuk dalam rakaat kedua. Jika imam sudah selesai melakukan rukuk dalam rakaat kedua, maka tidak ada makmum masbuk yang boleh mengikutinya. Ia harus shalat Dzuhur sendirian.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam kitab Al-Bujairimi ‘ala Al-Khatib berikut;

وتدرك فضيلة الجماعة في غير الجمعة مالم يسلم الامام وان لم يقعد معه واما الجمعة فانها لا تدرك الا بركعة كما سيأتي

Keutamaan shalat berjemaah bisa didapat, selain shalat Jumat, selama imam belum melakukan salam meskipun tidak sempat duduk (tasyahud) bersama imam. Adapun dalam shalat Jumat, maka tidak bisa didapat kecuali dengan satu rakaat, sebagaimana akan dijelaskan nanti.

Ini juga dijelaskan dalam kitab Fathul Wahhab berikut;

ﻭ ﺗﺪﺭﻙ ﻓﻀﻴﻠﺔ ﺟﻤﺎﻋﺔ ﻣﺎ ﻟﻢ ﻳﺴﻠﻢ ﺃﻱ ﺍﻻﻣﺎﻡ ﺍﻟﺘﺴﻠﻴﻤﺔ ﺍﻻﻭﻟﻰ، ﻭﺇﻥ ﻟﻢ ﻳﻘﻌﺪ ﻣﻌﻪ ﺑﺄﻥ ﺳﻠﻢ ﻋﻘﺐ ﺗﺤﺮﻣﻪ ﻻﺩﺭﺍﻛﻪ ﺭﻛﻨﺎ ﻣﻌﻪ

Keutamaan berjemaah bisa didapat selama imam belum melakukan salam yang pertama, meskipun tidak sempat duduk (tasyahud) bersama imam. Misalnya, imam melakukan salam setelah makmum (masbuk) takbiratul ihram. Hal ini karena dia masih mendapati satu rukun bersama imam.

Baca Juga :  Apakah Puasa Arafah Harus Sesuai dengan Hari Wukuf di Arafah?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here