Bahaya Orang yang Terbiasa Shalat Terlambat

0
560

BincangSyariah.Com – Shalat adalah suatu rutualitas umat Islam yang tidak hanya bermanfaat kelak di hari akhir, melainkan juga bermanfaat di kehidupan sekarang di alam dunia. Ada sebagian orang yang belum merasakan lezatnya beribadah shalat kepada Allah, sehingga akibatnya adalah ia sedikit tidak berambisi untuk menunaikan shalat tepat waktu.

Padahal shalat adalah amalan yag dihitung pertama kali. Jika shalat hambanya tersebut baik, tentu amalan yang lain juga baik dan dia akan beruntung sedangkan shalatnya rusak dia akan rugi dan gagal.

Penjelasan tersebut berdasarkan keterangan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, berkata: aku mendengar Rasulullah  bersabda:

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ

“Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab dari seorang hamba adalah shalatnya. Apabila shaatnya bagus maka ia telah beruntung dan sukses. Bila shalatnya rusak maka ia telah rugi dan menyesal.” (HR. Tirmidzi)

Shalat memiliki pengaruh yang kuat untuk pelakunya di dunia ternyata. Shalat yang baik akan memperbaiki amal-amal lainnya. Begitupun dengan shalat yang buruk, ia akan memperngaruhi amal-amal lainnya. Lantas bagaimanakah jika terbiasa shalat terlambat? Shalat yang sering diakhirkan atau tidak tepat waktunya juga mempengaruhi proyek kebaikan lainnya. Sehingga barangsiapa yang sering shalat terlambar, maka rahmat dan pertolongan Allah juga bisa datang terlamabat. Rasululllah dalam sabda-Nya mengingatkan:

لا يَزَالُ قَوْمٌ يَتَأَخَّرُونَ حَتَّى يُؤَخِّرَهُمْ اللَّهُ

Suatu kaum masih saja bersikap lambat (dalam ketaatan kepada Allah -pent) sehingga Allah akan memperlambat mereka (dari rahmat-Nya).” (HR. Muslim )

Dalam kitab Fatawa Syaikh Ibnu Utsaimin dijelaskan bahwa maksud sabda Rasulullah tersebut adalah apabila seseorang membiasakan dirinya terlambat untuk ibadah kepada Allah, maka Allah akan menghukumnya dengan mengakhirkannya dalam semua proyek kebaikan. Dengan demikian shalat yang dibiasakan dengan terlambat akan menyeret terlambatnya kebaikan-kebaikan lainnya yang tentu merugikan pelakunya sendiri. Alhasil, shalat yang dilaksanakan dengan tepat waktu bisa memperdekat kita dengan pertolongan dan rahmat Allah.

Baca Juga :  Ini Dua Jenis Salat Sunah yang Boleh Diqada

Setelah mengerti bahwa shalat adalah barometer amal bagi kita umat Islam, seyogyanya kita lebih memperhatikan shalat dan sengaja berniat memperbaikinya jika ada hal-hal yang belum sempurna dalam shalat. Karena jika shalat kita baik, maka amal-amal lainnya bisa menjadi baik pula. Jika shalat sering terlambat? maka hal tersebut bisa mempengaruhi keterlambatan kebaikan-kebaikan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here