Bagi yang Sudah Penuhi Kriteria, Inilah Keutamaan Jadi Imam Salat

0
2864

BincangSyariah.Com –Kita sering mendengar istilah imam dan makmum dalam salat jamaah. Salat  jamaah adalah ketika salah beberapa orang melaksanakan salat dipimpin oleh salah satu dari mereka. Pemimpin itulah yan disebut dengan imam, sedangkan mereka yang mengikuti setiap gerakan dan bacaan imam adalah makmum.

Mereka bersatu guna untuk menyempurnakan salat dengan menunaikan kesunahannya. Tidak hanya mendapatkan pahala yang berlipatganda, namun salat jamaah juga menjadikan malaikat turun untuk mendoakan orang yang masih di tempat salatnya. Rasulullah bersabda:

صَلَاةُ الرَّجُلِ فِي الْجَمَاعَةِ تُضَعَّفُ عَلَى صَلَاتِهِ فِي بَيْتِهِ وَفِي سُوقِهِ خَمْسًا وَعِشْرِينَ ضِعْفًا وَذَلِكَ أَنَّهُ إِذَا تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ خَرَجَ إِلَى الْمَسْجِدِ لَا يُخْرِجُهُ إِلَّا الصَّلَاةُ لَمْ يَخْطُ خَطْوَةً إِلَّا رُفِعَتْ لَهُ بِهَا دَرَجَةٌ وَحُطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةٌ فَإِذَا صَلَّى لَمْ تَزَلْ الْمَلَائِكَةُ تُصَلِّي عَلَيْهِ مَا دَامَ فِي مُصَلَّاهُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ وَلَا يَزَالُ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاةٍ مَا انْتَظَرَ الصَّلَاةَ

Salatnya seorang laki-laki dengan berjamaah dibanding dengan salatnya di rumah atau di pasarnya lebih utama (dilipat gandakan) pahalanya dengan dua puluh lima kali lipat. Yang demikian itu karena bila dia berwudu dengan menyempurnakan wudunya lalu keluar dari rumahnya menuju masjid, dia tidak keluar kecuali untuk melaksanakan salat berjamaah, maka tidak ada satu langkah pun dari langkahnya kecuali akan ditinggikan satu derajat, dan akan dihapuskan satu kesalahannya.

Apabila dia melaksanakan salat, maka malaikat akan turun untuk mendoakannya selama dia masih berada di tempat shalatnya, ‘Ya Allah ampunilah dia. Ya Allah rahmatilah dia’. Dan seseorang dari kalian senantiasa dihitung dalam keadaan salat selama dia menanti pelaksanaan salat

Salat jamaah tentu membutuhkan seorang imam sebaga pemimpin dalam salatnya. Imam tersebut dipilih dengan berbagai kriteria yang ditentukan. Tidak boleh memilih asal orang.

Imam dalam salat merupakan posisi yang mulia, akan tetapi di sana ada tanggung jawab yang besar dipikulnya. Sebab itulah Allah memberikan ampunan yang besar bagi seseorang yang menjadi imam dalam salat jamaah. Pahala imam tersebut disebutkan dalam hadis Nabi sebagai berikut:

 قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم من ام أصحابه خمس صلوات ايمانا وحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه

Rasulullah bersabda barangsiapa yang menjadi imam sahabat-sahabatnya dalam lima salat fardu dengan beriman dan mengaharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang lalu

Pahala seseorang yang menjadi imam dalam salat adalah Allah mengampuni dosa-dosanya di masa lalu. Sebuah penghargaan yang istimewa dari Allah yang diberikan untuk orang pilihan. Sebab itulah bagi siapa saja yang sudah bisa masuk kriteria menjadi imam salat, terimalah tugas tersebut dengan baik. Ada pahala indah setelah bertugasnya.

Mengambil tugas yang dipercayakan untuk menjadi imam adalah hal baik, jika tidak dicampuri dengan rasa bangga dan sombong. Jika ia bisa memimpin salat dengan baik, maka baginya dan para makmum pahala yang sempurna, akan tetapi jika imam ada kesalahan, maka kesalahan tersebut ditanggung oleh imam sendiri dan bagi makmum pahala yang sempurna.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here