Bagi Pengiring Jenazah, Lakukan Tiga Amalan Ini untuk Meringankan Azab Kuburnya

1
3512

BincangSyariah.Com – Alam kubur merupakan pintu masuk menuju kehidupan abadi selama-lamanya. Ada nikmat dan azab di alam kubur. Bagi siapa pun yang beriman, tentu ia akan selalu meminta dihindarkan dari azab kubur. Bagi orang-orang yang berdosa, azab kubur akan menantinya. Akan tetapi, ada beberapa amalan yang dapat dilakukan orang yang hidup untuk orang yang sudah meninggal agar mayit dapat diringankan azabnya. Syekh Abu Bakar Syatha dalam I‘anatut Thalibin menjelaskan amalan-amalan tersebut yang dikumpulkannya dari sunah Nabi dan amalan ulama.

Pertama, diriwayatkan dari Syekh Abu Abdillah Muhammad al-Hafiz yang menyampaikan bahwa Rasulullah saw. pernah berpesan, “Orang yang mengambil tanah kuburan saat hendak mengubur mayit dan membacakan surah al-Qadr sebanyak tujuh kali, dan tanah tersebut disertakan bersama mayit di kafan atau dalam kuburannya, maka mayit itu tidak akan diazab di alam kuburnya.”

Kedua, menabur bunga atau dedaunan di atas kubur mayit. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Suatu ketika Nabi saw. melewati dua kuburan, kemudian beliau berkata; ‘Sesungguhnya kedua penghuni kuburan ini sedang diazab, mereka berdua diazab bukan karena dosa besar. Adapun salah satunya dahulu tidak menutup diri ketika kencing. Adapun yang lainnya, dahulu sering berjalan sambil menyebar fitnah. Kemudian beliau mengambil pelepah kurma yang masih basah, dan dibelah menjadi dua, masing-masing ditanam pada kedua kuburan tersebut. Para sahabat bertanya; ‘Wahai Rasulullah, kenapa engkau melakukan ini?’ Beliau menjawab; ‘Mudah-mudahan ini bisa meringankan azab keduanya selama belum kering (HR Bukhari).

Hadis ini menjelaskan bahwa pelepah kurma, bunga, atau tumbuh-tumbuhan yang masih basah yang diletakkan di atas kuburan bisa memberikan syafaat dan ampunan kepada jenazah di dalamnya. Sehingga dengan demikian, menabur bunga atau tumbuh-tumbuhan lainnya di atas kuburan dianjurkan dalam Islam karena pernah dilakukan oleh Nabi saw.

Baca Juga :  Empat Penyebab Malas Menjalankan Ibadah

Ketiga, menyirami kuburan dengan air yang jernih dan suci. Hal ini pun pernah Nabi lakukan saat memakamkan putranya, Ibrahim. Mengapa dianjurkan menyiramkan air? Menurut ulama, ini simbol agar kuburannya menjadi adem.

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here