Bagaimana Hukum Mendengarkan Khutbah Jumat di Luar Masjid?

0
31

BincangSyariah.Com – Ketika kita melaksanakan shalat Jumat di sebuah masjid, kadang kita terpaksa mendengarkan khutbah Jumat dan shalat Jumat di luar masjid karena di dalam masjid sudah penuh. Sebenarnya, bagaimana hukum mendengarkan khutbah Jumat di luar masjid, apakah sah?

Mendengarkan khutbah Jumat di luar masjid hukumnya adalah boleh dan sah. Tidak masalah memerhatikan khutbah Jumat di luar masjid, baik di lapangan masjid, jalan, dan lainnya.

Orang yang menyimak khutbah Jumat di luar masjid juga dihitung sebagai bagian yang dapat mengesahkan khutbah Jumat dan shalat Jumat. Oleh karena itu, tidak masalah mendengarkan khutbah Jumat di luar masjid, begitu juga shalat Jumat di luar masjid. Selama jaraknya tidak melebihi dari tiga ratus dzira’ atau sekitar 144 meter dari masjid, maka mendengarkan khutbah Jumat dan shalat Jumat di luar masjid hukumnya boleh dan sah.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Fatawa Al-Kubra Al-Fiqhiyah berikut;

وسئل رضي الله عنه عمن كان بالخلاء ونحوه وهو يسمع الخطيب خارجا عن المسجد هل يعد من الاربعين ام لا؟

فأجاب بأن الذي يصرح به كلامهم أن يعتد بسماع من بالخلاء ونحوه فقد قالوا لا بد من سماع أربعين من أهل الكمال والمراد بهم من تلزمهم الجمعة فتنعقد بهم ولا شك أن من بالخلاء ونحوه تلزمه الجمعة وتنعقد به وكونه حالة السماع على هيئة تنافي الصلاة لا أثر له لأن القصد من اشتراط سماعهم اتعاظهم بما يسمعون في الجملة وهذا المقصود حاصل بسماع من بالخلاء ونحوه

Ibnu Hajar Al-Haitami pernah ditanya mengenai orang yang ada di lapangan dan sebagainya dan dia mendengar khatib di luar masjid, apakah dia dihitung bagian dari empat puluh orang atau tidak?

Beliau menjawab; Yang ditegaskan oleh para ulama bahwa orang yang mendengarkan di lapangan dan lainnya dihitung. Ulama mengatakan; Khutbah wajib didengar empat puluh orang yang sempurna. Maksudnya adalah jamaah yang wajib dan mengesahkan Jumat. Tidak diragukan lagi bahwa orang yang tengah berada di lapangan atau tempat lainnya tergolong orang yang wajib dan mengesahkan Jumat.

Dan keberadaan orang di lapangan tersebut dalam kondisi yang bertentangan dengan shalat tidak mempengaruhi dampak apapun. Sebab tujuan dari syarat mendengarkan khutbah oleh jamaah jumat adalah mereka menerima pesan khutbah yang mereka dengar secara umum. Dan tujuan ini dapat dihasilkan dengan mendengar khutbah di lapangan dan tempat lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here