Bagaimana Cara Mengqadha’ Puasa Tahun Lalu yang Belum Diqadha’?

0
553

BincangSyariah.Com – Bagi orang yang mempunyai hutang puasa, maka ia wajib mengqadha’nya di hari-hari lainnya di selain bulan Ramadhan. Lalu, bagaimana jika ia belum mengqadha’ puasanya tahun lalu, sudah mBagaimana Cara Mengqadha’ Puasa Tahun Lalu yang Belum Diqadha’?asuk bulan Ramadhan tahun ini?

Syekh Dr. Ali Jum’ah; salah satu ulama besar dan mufti Mesir telah menjelaskan pertanyaan tersebut dalam Darul Ifta’ Al-Misriyyah sebagai berikut.

نعم، إن شاء الله تعالى، وعليه أن يقضي بعد صومه ما فاته من أيام رمضان الماضي مع إطعام مسكينٍ عن كل يوم أَخَّرَه إن كان التأخيرُ لغير عذرٍ، ويكتفي بالقضاءِ وحده إن كان التأخيرُ لعذرٍ. والله سبحانه وتعالى أعلم.

Iya, insya Allah. Ia wajib mengqadha’ puasanya yang telah terlewat di hari-hari Ramadhan tahun lalu disertai dengan memberi makan orang miskin setiap hari (yang ia tinggalkan) setelah puasanya (tahun ini), jika keterlambatannya mengqadha’ puasanya (di tahun lalu) itu tidak disertai udzur. Dan cukup mengqadha’ saja (tanpa memberi makan orang miskin) jika keterlambatan mengqadha’ puasanya itu disebabkan adanya udzur (yang dibenarkan oleh syara’). Wa Allahu Subhanahu wa ta’ala a’lam.

Jadi, ketika tahun lalu belum diqadha’ puasanya, bukan berarti gugur baginya. Ia tetap harus mengqadha’ puasanya yang ia tinggalkan tersebut disertai dengan membayar fidyah atau memberi makan orang miskin jika keterlambatannya itu tidak ada udzur alias karena kesalahannya sendiri malas-malasan untuk mengqadha’. Tetapi, jika ia ada udzur di tahun yang lalu disebabkan karena sakit atau udzur lainnya yang tidak memungkinkannya untuk mengqadha’ di tahun itu, maka ia cukup mengqadha’ puasa saja. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

Baca Juga :  Syarat-syarat Sujud

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here