Kesunahan Membaca Robbighfirli Setelah Selesai Membaca Surah Al-Fatihah

0
2542

BincangSyariah.Com – Setelah kita selesai membaca surah Al-Fatihah, umumnya kita langsung membaca amin, tanpa didahului dengan doa tertentu. Namun kadang kita mendengar sebagian orang yang membaca ‘robbighfirli’ sebelum membaca amin setelah membaca surah Al-Fatihah. Robbighfirli sendiri berarti “Semoga Allah mengampuni-Ku”. Bagaimana hukum membaca robbighfirli setelah membaca surah Al-Fatihah?

Membaca ‘robbighfirli’ sebelum membaca amin setelah membaca surah Al-Fatihah hukumnya adalah sunnah. Ketika kita selesai membaca surah Al-Fatihah, sebelum membaca amin, kita sunnah membaca ‘robbighfirli’. Ini berdasarkan hadis riwayat Imam Al-Baihaqi dalam kitab Al-Sunan Al-Kubra berikut;

عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ : أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- حِينَ قَالَ  غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِى آمِينَ

Dari Wa-il bin Hujr, dia pernah mendengar Rasulullah Saw ketika mengucapkan ‘ghairil magdhubi ‘alaihim wa ladhallin’, beliau membaca; ‘Robbighfirli, amiin.’

Hadis ini dijadikan dasar oleh para ulama mengenai kebolehan membaca ‘robbighfirli’ setelah selesai membaca surah Al-Fatihah. Menurut para ulama, jika kita selesai membaca Al-Fatihah, maka kita dianjurkan membaca ‘robbighfirli’ sebelum amin, baik di dalam shalat maupun di luar shalat. (Doa Setelah Membaca Surah Al-Fatihah)

Adapun makmum yang hanya mendengar bacaan surah Al-Fatihah imam, maka ia tidak dianjurkan membaca ‘robbighfirli’ sebelum amin. Ia dianjurkan langsung membaca amin, tanpa didahului ‘robbighfirli.’ Begitu juga tidak dianjurkan bagi orang yang hanya mendengar bacaan surah Al-Fatihah orang lain di luar shalat.

Ini sebagaimana disebutkan oleh Habib Abdurrahman dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin berikut;

قال الشريف العلامة طاهر بن حسين : لا يطلب من المأموم عند فراغ إمامه من الفاتحة قول رب اغفر لي ، وإنما يطلب منه التأمين فقط ، وقول ربي اغفر لي مطلوب من القارىء فقط في السكتة بين آخر الفاتحة وآمين

Baca Juga :  Jokowi Membaca Al-Fatihah Jadi Al-Fatekah, Bagaimana Hukumnya?

Al-Syarif Al-Allamah Thahir bin Husain berkata; ‘Tidak dianjurkan bagi makmum membaca ‘robbighfirli’ ketika imam selesai membaca surah Al-Fatihah. Ia hanya diminta membaca amin saja. Bacaan ‘robbighfirli, hanya dianjurkan bagi orang yang membaca saja, yaitu pada saat diam antara akhir surah Al-Fatihah dan amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here