Apakah Tertawa Saat Shalat Membatalkan Wudhu?

0
13

BincangSyariah.Com – Tertawa ketika sedang melaksanakan shalat sangat jarang terjadi. Umumnya, setiap orang melaksanakan shalat dengan khusyu’ dan tertib, tidak bercanda apalagi sampai tertawa. Namun meski demikian, tertawa ketika sedang melaksanakan mungkin saja terjadi dan sengaja dilakukan. Jika hal itu terjadi, apakah tertawa saat shalat bisa membatalkan wudhu? (Baca: Apakah Tersenyum Membatalkan Shalat?)

Para ulama berbeda pendapat terkait permasalahan di atas. Menurut ulama Malikiyah, Syafiiyah, dan Hanabilah, mengeluarkan suara tawa ketika sedang melaksanakan shalat tidak membatalkan wudhu. Tertawa bukan termasuk perkara yang membatalkan wudhu, baik dilakukan saat shalat maupun di luar shalat.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah berikut;

جُمْهُورُ الْفُقَهَاءِ وَهُمُ الْمَالِكِيَّةُ وَالشَّافِعِيَّةُ وَالْحَنَابِلَةُ – لاَ يَعْتَبِرُونَ الْقَهْقَهَةَ مِنَ الأْحْدَاثِ مُطْلَقًا، فَلاَ يُنْتَقَضُ الْوُضُوءُ بِهَا أَصْلاً وَلاَ يَجْعَلُونَ فِيهَا وُضُوءًا، لأِنَّهَا لاَ تَنْقُضُ الْوُضُوءَ خَارِجَ الصَّلاَةِ فَلاَ تَنْقُضُهُ دَاخِلَهَا، وَلأِنَّهَا لَيْسَتْ خَارِجًا نَجِسًا، بَل هِيَ صَوْتٌ كَالْكَلاَمِ وَالْبُكَاءِ

Kebanyakan ulama fiqih, yaitu ulama Malikiyah, Syafiiyah, Hanabilah, tidak mengategorikan tertawa bagian dari pembatal wudhu secara mutlak.

Wudhu tidak batal sama sekali sebab mengeluarkan suara tawa, karena tertawa tidak termasuk sebagai pembatal wudhu di luar shalat, begitu juga ketika di dalam shalat. Selain itu, tertawa bukan sesuatu yang najis yang keluar dari tubuh, melainkan ia adalah suara seperti berbicara dan menangis.

Sementara itu, menurut ulama Hanafiyah, tertawa dalam shalat bisa membatalkan wudhu, baik dilakukan dengan sengaja atau tidak. Karena itu, jika seseorang tertawa saat shalat, selain dia wajib mengulangi shalatnya, dia juga wajib mengulangi wudhunya. Ini karena tertawa saat shalat membatalkan wudhu dan shalat.

Ini sebagaimana terdapat dalam kitab Badaius Shanai’ berikut;

وعند الحنفية أن القهقهة تبطل الوضوء والصلاة

Menurut ulama Hanafiyah, sesungguhnya tertawa menjadi pembatal wudhu dan shalat.

Adapun dasar yang dijadikan dalil oleh ulama Hanafiyah adalah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Adi, bahwa Nabi Saw bersabda;

مَنْ ضَحِكَ فِي الصَّلاَةِ قَهْقَهَةً فَلْيُعِدِ الْوُضُوءَ وَالصَّلاَةَ مَعًا

Barangsiapa tertawa di dalam shalat dengan terbahak-bahak, maka dia harus mengulang wudhu dan shalat secara bersamaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here