Apakah Menyentuh Kemaluan Jin Membatalkan Wudhu?

4
2351

BincangSyariah.Com – Di antara perkara yang membatalkan wudhu adalah menyentuh kemaluan, baik kemaluan diri sendiri atau orang lain, kemaluan anak kecil maupun dewasa, laki-laki maupun perempuan, hidup maupun sudah mati. Karena itu, ketika seseorang menyentuh kemaluan diri sendiri atau orang lain, kecil maupun dewasa, maka wudhunya batal. Namun bagaimana jika menyentuh kemaluan jin, apakah membatalkan wudhu?

Menyentuh kemaluan jin, baik kemaluan jin laki-laki maupun perempuan, kubul maupun dubur, hukumnya membatalkan wudhu. Hal ini karena menyentuh kemaluan jin oleh para ulama disamakan dengan menyentuh kemaluan manusia. Karena iu, jika seseorang menyentuh kemaluan jin dengan telapak tangannya, maka wudhunya menjadi batal.

Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Ibrahim Al-Bajuri dalam kitab Hasyiatul Bajuri berikut;

والتقييد بالادمي يخرج البهيمة وأما الجني فهو كالادمي بنائ علي حل منا كحتهم علي المعتمد

Batasan menyentuh kemaluan anak adam (manusia) mengecualikan kemaluan binatang. Adapun kemaluan jin, maka itu sama dengan menyentuh kemaluan anak adam karena berpegang pada pendapat yang kuat bahwa halal menikahi jin.

Dalam kitab I’anatut Thalibin juga disebutkan sebagai berikut;

اما فرج الجني فينقض مسه اذا تحقق مس فرجه

Adapun kemaluan jin, maka menyentuhnya bisa membatalkan wudhu jika benar-benar menyentuh kemaluannya.

Sebagian ulama mengatakan bahwa menyentuh kemaluan jin bisa batal apabila jin tersebut berbentuk wujud manusia. Sebaliknya, jika jin tersebut tidak berbentuk wujud manusia, misalnya berbentuk wujud binatang, maka menyentuh kemaluannya tidak membatalkan wudhu. Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Hasyiatul Bujairami berikut;

قَوْلُهُ: فَرْجِ الْآدَمِيِّ – وَالْجِنِّيُّ كَالْآدَمِيِّ إذَا كَانَ عَلَى صُورَةِ الْآدَمِيِّ كَمَا مَرّ

Perkataan pengarang; kemaluan manusia. Dan jin sama seperti manusia jika jin tersebut berbentuk wujud manusia, sebagaimana telah dijelaskan di depan.

Dengan demikian, menyentuh kemaluan jin sama dengan menyentuh kemaluan manusia, yaitu sama-sama membatalkan wudhu.

Baca Juga :  Lima Adab Sebelum Tidur

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here