Apakah Menggunakan Softlens Membatalkan Puasa?

0
1356

BincangSyariah.Com – Apakah menggunakan softlens membatalkan puasa? Karena ini merupakan persoalan kontemporer, maka kita perlu menjawabnya dari apa itu hal-hal yang membatalkan puasa.

Dalam melaksanakan puasa, salah satu yang menyebabkan batalnya puasa adalah memasukkan sesuatu yang bisa mencapai rongga perut sehingga ada rasa menikmati makanan. Atau, dalam pengertian lain, salah satu hal yang dilakukan dalam berpuasa adalah,

الإمساك عن دخول عين جوفا كباطن الأذن والإحليل بشرط دخوله من منفذ مفتوح

Menahan diri dari masuknya sesuatu (makanan atau minuman misalnya) kedalam lubang seperti lubang telinga dan kemaluan dengan syarat lubang tersebut merupakan saluran yang terbuka.

Dari definisi ini, maka yang ditekankan adalah apakah lubang yang dimasukkan suatu zat atau benda tersebut terbuka hingga ke dalam perut atau tidak. Maka, untuk kasus softlens, yang penggunaannya biasanya diawali dengan pemberian sejenis obat yang diteteskan ke mata, ia tidak dikategorikan masuk ke dalam lubang yang terbuka hingga ke lambung. Dari sini, ulama fikih menyimpulkan bahwa memakai softlens tidak membatalkan puasa karena ia tidak sampai masuk ke dalam rongga perut. Ini misalnya seperti disebutkan dalam kitab Ibaanatu al-Ahkam yang ditulis oleh Sayyid Alwi Abbas al-Maliki dan Syaikh Hasan Sulaiman An-Nuri,

يفطر الصائم مما يدخل إلى جوفه من منفذ كفمه وأنفه ولذا كرهت المبالغة في المضمضة والاستنشاق للصائم أما العين فإنها ليست بمنفذ معتاد ولهذا فلو اكتحل الصائم لا يكون مفطرا

Orang yang puasa bisa batal ketika ada sesuaatu yang masuk kedalam tubuhnya lewat jalur yang terbuka, seperti mulut dan hidung. Karena itu, makruh hukumnya berlebihan berkumur-kumur dan istinsyaq (memasukkan air ke dalam hidung) bagi orang yang berpuasa. Sementara mata, ia bukan jalur biasa terbuka ke dalam tubuh. Karena itu andaikan seorang yang berpuasa itu bercelak maka itu tidak membatalkan (puasanya).

 Memang, sebagai tambahan, mengutip situs hellosehat.com, sebenarnya ada lubang kecil yang menghubungkan antara kelenjar mata yang masuk ke tenggorokan lewat jalur hidung yang disebut nasolakrimal. Lubang ini disebut dengan punctum lakrimal. Itu sebabnya, ketika Anda sedang menangis, memakai obat tetes mata, maupun melakukan hal-hal lainnya yang membuat mata berair, maka cairan tersebut akan mengalir masuk ke dalam saluran nasolakrimal. Artinya, ada kemungkinan apa yang diteteskan di mata bisa masuk ke tenggorokan, namun sebagian ulama kontemporer kemudian menyimpulkan hal tersebut dimaafkan karena mata bukan jalur yang umum dimasuki oleh suatu zat kecuali sangat sedikit sekali. Wallahu A’lam.

Baca Juga :  Agar Puasa Diterima, Bacalah Doa Ini Ketika Berpuasa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here