Apakah Menangis Membatalkan Puasa?

0
69

BincangSyariah.Com – Termasuk perkara yang sering menjadi pertanyaan di tengah masyarakat adalah hukum menangis ketika sedang menjalani puasa. Ini dipicu karena ketika anak kecil menangis pada saat dia berpuasa, untuk mendiamkannya, biasanya orang tuanya menakuti-nakuti puasanya akan batal jika menangis. Benarkah menangis membatalkan puasa? (Baca: Hukum Puasa Mutih dalam Islam)

Dalam kitab-kitab fiqih yang menjelaskan hal-hal yang membatalkan puasa, tidak ditemukan bahwa menangis termasuk bagian dari hal-hal yang membatalkan puasa. Ini bisa kita lihat dalam kitab Matnu Abi Syuja’ berikut;

والذي يفطر به الصائم عشرة أشياء : ما وصل عمدا إلى الجوف أو الرأس والحقنة في أحد السبيلين والقيء عمدا والوطء عمدا في الفرج والإنزال عن مباشرة والحيض والنفاس والجنون والإغماء كل اليوم والردة

Hal yang membatalkan puasa ada sepuluh hal, yaitu sesuatu yang sampai pada rongga bagian dalam tubuh (jauf) atau kepala, mengobati dengan memasukkan sesuatu pada salah satu dari dua jalan (qubul dan dubur), muntah secara sengaja, melakukan hubungan seksual secara sengaja pada kemaluan, keluarnya mani sebab bersentuhan kulit, haid, nifas, gila, pingsan di seluruh hari dan murtad.

Berdasarkan keterangan di atas, maka dapat diketahui bahwa hanya sekedar menangis tidak termasuk perkara yang membatalkan puasa. Karena itu, jika kita menangis dalam keadaan sedang berpuasa, maka puasa kita tidak batal baik kita menangis karena urusan dunia maupun akhirat, hingga mengeluarkan air mata atau tidak.

Ini berbeda jika kita menangis dan kemudian ada air mata yang tertelan bersama ludah hingga tenggorokan. Jika demikian, maka puasa kita batal. Bukan sebab menangis, tapi karena ada benda berupa air mata yang masuk ke bagian dalam tubuh. Meskipun air mata yang masuk hingga tenggorokan sedikit, namun hal itu tetap membatalkan puasa.

Baca Juga :  Apakah Onani Dapat Membatalkan Puasa?

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Fathul Muin berikut;

ويفطر بدخول عين وان قلت الى ما يسمى جوفا

Dan puasa batal dengan masuknya benda, meskipun sedikit, pada bagian dalam tubuh.

Dengan demikian, jika hanya sekedar menangis, maka hal itu tidak membatalkan puasa. Menangsi bisa membatalkan puasa jika ada air mata yang masuk melalui mulut hingga tenggorokan, meskipun sedikit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here