Apakah makan dan minum membatalkan wudu?

0
1107

BincangSyariah.Com – Imam Abu Syuja’ di dalam kitab taqribnya mengatakan bahwa hal-hal yang membatalkan wudlu ada enam perkara sebagaimana tersebut di bawah ini:

ما خرج من السبيلين والنوم على غير هيئة المتمكن وزوال العقل بسكر أو مرض ولمس الرجل المرأة الأجنبية من غير حائل ومس فرج الآدمي بباطن الكف ومس حلقة دبره على الجديد

“Sesuatu yang keluar dari dua jalan (depan dan belakang), tidur tidak dalam keadaan duduk rapat, hilangnya akal sebab mabuk atau sakit, menyentuhnya orang laki-laki perempuan lain tanpa penghalang, menyentuh kemaluan manusia dengan telapak tangan dan menyentuh lubangnya dubur (jalan belakang) menurut qaul jadid (pendapat imam Syafii ketika di Mesir).”

Berdasarkan keterangan di atas bahwa seseorang harus mengulang wudlunya alias batal jika melakukan keenam hal tersebut. Dan diantara keenam hal tersebut, makan dan minum bukanlah termasuk di dalamnya. Sehingga jika ada orang yang makan dan minum setelah wudlu maka wudlunya tidak batal, alias tidak perlu mengulangi wudunya.

Tetapi jika ia akan melaksanakan shalat, setelah berwudlu ia makan dan minum, maka hendaknya ia hilangkan terlebih dahulu sisa-sisa makanan dan rasa minuman di mulutnya sebelum melaksanakan shalat. Karena salah satu perkara yang membatalkan shalat adalah makan dan minum. Sebagaimana yang telah disebutkan oleh imam Abu Syuja’ di dalam kitab taqribnya:

والذي يبطل الصلاة أحد عشر شيئا الكلام العمد والعمل الكثير المتوالي والحدث وحدوث النجاسة وانكشاف العورة وتغير النية واستدبار القبلة والأكل والشرب والقهقهة والردة

“Perkara yang membatalkan shalat itu ada sebelas. Berbicara dengan sengaja, bergerak yang banyak dan berterus-terus, berhadas (kecil atau besar), adanya najis, terbukanya aurat, berubahnya niat, membelakangi kiblat, makan, minum, tertawa terbahak-bahak, dan murtad (keluar dari agama Islam).”

Baca Juga :  Batalkah Wudunya Perempuan yang Memakai Cat Kuku?

Demikianlah penjelasan bahwa makan dan minum tidaklah membatalkan wudu, tetapi jika akan melakukan shalat, hendaknya dibersihkan terlebih dulu mulutnya agar bekas makanan dan minuman tersebut tidak dapat membatalkan shalatnya. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.