Anjuran Pergi dan Pulang Lewat Jalan Berbeda Ketika Salat Idulfitri

0
1509

BincangSyariah.Com – Salah satu hal yang sunah dikerjakan pada Hari Raya Idulfitri adalah pergi dan pulang lewat jalan yang berbeda ketika salat Id. Demikianlah yang dilakukan oleh Rasulullah Saw setiap pergi menuju lokasi salat Id dan ketika pulang kembali. Sebagaimana dalam hadis berikut ini

عن جابر بن عبد الله رضي الله عنهما قال كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا كان يوم عيد خالف الطريق

Dari Sahabat Jabir bin Abdullah ra. berkata, “Adapun Nabi Saw. ketika hari raya Idulfitri lewat jalan yang berbeda.” (HR. Bukhari)

Selain riwayat sahabat Jabir, hadis di atas memiliki jalur lain dari riwayat sahabat Abu Hurairah akan tetapi Imam Bukhari menilai hadis dari jalur sahabat Jabir lebih shahih kualitas sanadnya.

Sedangkan dalam Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari, Ibnu Hajar menjelasakan bahwa Rasul memang melakukan hal tersebut dalam hadis, namun ulama berbeda-beda pendapat mengenai apa yang menyebabkan rasul melakukan hal itu.

Di antara keutamaan mengambil jalan berbeda adalah untuk menyebarkan rasa gembira akan datangnya hari raya Idulfitri sekaligus sebagai ajang silaturahmi dengan orang-orang yang ditemui dari jalan yang berbeda tersebut,  serta saling bermaafan dan ridha akan hal yang telah berlalu.

Hal senada juga dijelaskan Imam Nawawi dalam kitab Raudhatul Thalibin wa ‘Umdatul Muttaqin. Bahwa menurut sebagian ulama, alasan Rasul mengambil jalan yang berbeda saat pergi dan kembali dari salat Id adalah untuk mengambil keberkahan dari kedua jalan tersebut. Sebab dalam suatu hadis dikatakan bahwa setiap langkah kaki menuju tempat salat dihitung sebagai ibadah. Sehingga dengan mengambil jalan yang berbeda maka akan tercapai keberkahan dari kedua jalan tersebut.

Jika lemah dan tidak kuat berjalan kaki, seperti orangtua dan orang sakit sebaiknya naik kendaraan. Sedangkan orang yang hendak pergi dengan berjalan kaki hendaknya pergi lebih awal untuk mengambil tempat dan menunggu salat Id didirikan. Namun sebaliknya Imam dianjurkan mengakhirkan keluar menuju salat Id.

Baca Juga :  Apakah Menelan Sisa Makanan Membatalkan Salat?

Wallahu’alam.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here