Anjuran Menjenguk Orang Sakit

1
13010

BincangSyariah.Com – Menjenguk dan mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia yang sangat dianjurkan, terutama bagi orang yang masih memiliki hubungan dekat, seperti saudara, teman, tetangga, guru, murid dan lain sebagainya. Islam sangat menganjurkan untuk saling memperhatikan satu sama lain, terutama ketika salah satu di antara yang lain tersebut sedang mendapatkan ujian musibah seperti sakit dan sebagainya.

Bagi umat Islam, menjenguk orang sakit merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan karena hal ini bagian dari salah satu hak bagi seorang muslim terhadap muslim lainnya yang perlu ditunaikan. Dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ. قِيْلَ: مَا هُنَّ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: إِذَا لَقِيْتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ، وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ، وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ، وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَسَمِّتْهُ، وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ، وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ

“Hak seorang muslim terhadap muslim lainya ada enam. Sahabat bertanya: Apa saja, wahai Rasulullah? Beliau menjawab: “Bila engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam, bila ia mengundangmu maka hadirilah, bila ia meminta nasihat maka nasihatilah, bila ia bersin dan memuji Allah (mengucap: alhamdulillah) maka jawablah (dengan mengucapkan: yarhamukallah), bila ia sakit maka jenguklah, dan bila ia meninggal dunia maka antarkanlah (jenazahnya hingga makam).”

Menjenguk orang sakit merupakan kebiasaan Nabi Saw, para sahabat dan ulama salaf. Nabi Saw sangat memperhatikan keberadaan para sahabatnya. Apabila ada di antara sahabat yang tidak hadir ke masjid selama tiga hari, Nabi Saw menanyakan keberadaan sahabat tersebut kepada sahabat yang lain. Jika Nabi Saw diberitahu bahwa sahabat tersebut sakit, maka Nabi Saw langsung seketika berangkat seraya mengajak sahabat yang lain untuk menjenguknya.

Baca Juga :  Doa Orang Sakit Lebih Cepat Diijabah, Ini Alasannya

Begitu pula dengan para sahabat dan ulama salaf. Mereka saling memperhatikan keadaan satu sama lain. Hal ini sebagaimana telah digambarkan oleh Imam al-A’masy, ‘Kebiasaan kami berkumpul di dalam masjid. Ketika ada salah satu di antara kami tidak hadir selama tiga hari, kami menanyakan keberadaannya. Apabila dia sakit, maka kami mejenguknya.’

Selain itu, menjenguk orang sakit megandung banyak keutamaan dan mendatangkan pahala yang besar karena hal ini termasuk amal yang bernilai ibadah di sisi Allah. Dalam hadis qudsi riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ: يَا ابْنَ آدَمَ، مَرِضْتُ فَلَمْ تَعُدْنِيْ. قَالَ: يَا رَبِّ، كَيْفَ أَعُوْدُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعَالَمِيْنَ؟ قَالَ: أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِيْ فُلاَنًا مَرِضَ فَلَمْ تَعُدْهُ، أَمَا عَلِمْتَ أَنَّكَ لَوْ عُدْتَهُ لَوَجَدْتَنِيْ عِنْدَهُ

“Sesungguhnya Allah berfirman pada hari kiamat: Wahai anak Adam, Aku sakit namun engkau tidak menjenguk-Ku. Ia berkata: Wahai Tuhanku, bagaimana aku menjenguk-Mu sementara Engkau adalah Tuhan alam semesta? Allah berfirman: Tidakkah engkau tahu bahwa hamba-Ku fulan sakit tapi engkau tidak menjenguknya, tidakkah engkau tahu, bila menjenguknya niscaya engkau akan mendapati-Ku ada di sisinya?.”

Imam al-Nawawi dalam kitab Syarh Shahih Muslim menjelaskan, ketika seseorang menjenguk orang sakit maka dia akan mendapatkan pahala dan kemulian dari Allah.

Ketika menjenguk orang sakit, dianjurkan mendoakan kebaikan dan kesembuhan. Di antara kalimat doa yang dianjurkan untuk dilafalkan ketika menjenguk orang sakit sebagai berikut;

أَسْأَلُ اللَّهَ العَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

“Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, agar menyembuhkan penyakitmu.”

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here