Anjuran Menalkinkan Orang yang Akan Meninggal

0
218

BincangSyariah.Com – Menalkin adalah menuntun seseorang untuk mengucapkan kalimat “Laa Ilaaha Illa Allah”. kegiatan menalkin bisa dilakukan oleh siapa saja kepada yang ia kehendaki. Misalnya beberapa aktivitas thariqah, dimana sang mursyid (guru) sering menalkin muridnya dalam titik-titik teretentu.

Namun yang sering terjadi dalam kehidupan bermasyarakat adalah menalkin seseorang yang sedang sakaratul maut atau akan meninggal. Aktivitas tersebut amal shaleh yang disunnahkan dalam Islam. Sebuah anjuran langsung datang dari panutan terbaik umat Islam, yaitu Rasulullah. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Nabi bersabda:

لقنوا موتا كم لا إله إلا الله

Tuntunlah seseorang yang akan meninggal dunia untuk mengucapkan kalimat: ‘Laa ilaaha illa Allah’

Mugkin sebagain dari kita masih bertanya-tanya, kenapa harus ditalqin orang yang akan meninggalkan dunia? Bukankah saat itu semua otot pergerakan tubuh begitu sulit untuk digerakkan? Imam Qurthubi dalam kitab Tadzkirah fi Ahwalil Mautaa wa Umuuril Akhirah menuliskan bahwa menalkin seseorang yang akan meninggal tersebut bisa menolak gangguan setan yang muncul untuk menggoda akidah orang tersebut.  Tidak jarang ditemui seseorang yang selalu beramal shalaeh sewaktu hidupnya, namun meninggal dengan kondisi suulkhatimah sebab kerusakan akidahnya.

Selain untuk membentengi orang yang akan eninggal, menalqin juga bisa memberikan kebahagiaan yang hakiki pada  seseorang yang membaca kalimat Laa Ilaaha Illa Allah”, yaitu dijamin akan masuk surga-Nya. Satu hal ini tentu menjadi idaman setiap muslim yang bernyawa. Bukankah perihal yang berbau akhirat lebih utama daripada urusan dunia? Dalam hal ini berpesan dalam hadisnya sebagai berikut:

كان صلى الله عليه وسلم يأمر بتلقين المختضرة لااله الا الله ويقول زودوا موتاكم لااله الا الله فإن من كان آخر كلامه لا إله إلا الله دخل الجنة

Baca Juga :  Haruskah Thuma’ninah Ketika Ruku’?

Rasulullah memerintahkan untuk menalkin orang yang akan meninggal dengan kalimat “la ilaha illallah” dan beliau bersabda bekalilah orang mati kalian dengan kalimat “la ilaha illallah” karena sesungguhnya barang siapa yang akhir hidupnya mengucapkan “la ilaha illallah” pasti akan masuk surga

Rasulullah mengajurkan untuk menalkin orang yang akan meninggal tersebut bukan tanpa alasan dan sebab, namun untuk kebaikan umat dan kebahagiannya. Jaminan masuk surga menjadi jaminan luar biasa yang akan didapat oleh siapa saja yang mengakhirkan hayatnya dengan kalimat ”Laa Ilaaha Illa Allah”. jaminan tersebut bisa menjadi motivasi untuk setiap muslim agar bisa menalkin keluarga, sahabat, atau orang orang terkasihnya yang akan meninggalkan dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here