Anjuran Makan Berjamaah

0
1622

BincangSyariah.Com – Di antara adab makan yang diajarkan Nabi Saw. adalah makan dengan berjamaah atau bersama-sama. Makan dengan berjamaah ini sangat dianjurkan oleh Nabi Saw. dan beliau melarang makan dengan keadaan sendiri-sendiri.

Dalam kitab Almu’jam al-Ausath, imam al-Thabrani meriwayatkan hadis tentang perintah Nabi Saw. untuk makan dengan berjamaah dan melarang makan sendirian. Hadis dimaksud dari Ibnu Umar, Nabi Saw bersabda;

كُلُوْا جَمِيْعاً وَلَا تَفْتَرِقُوا ؛ فَإِن طَعَامَ اْلوَاحِدِ يَكْفِي اْلاِثْنَيْنِ، وَطَعَامَ الاثنين يَكْفِي اْلأَرْبَعَةَ، وَطَعَامَ الأَرْبَعَةِ يَكْفِي الثَماَنِيَةَ

Makanlah kalian dengan berkelompok dan jangan berpisah-pisah. Karena Makanan porsi satu orang sebenarnya cukup untuk dua orang, makanan dua orang sebenarnya cukup untuk empat orang, dan makanan empat orang sebenarnya cukup untuk delapan orang.”

Salah satu keistimewaan yang akan dilimpahkan oleh Allah bagi sekolompok orang yang makan bersama-sama adalah keberkahan makanan. Bahkan Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari mengatakan, keberkahan ini merupakan satu-satunya alasan dianjurkanya makan dengan berjamaah.

Semakin bertambah banyak orang yang makan berjamaah maka semakin banyak keberkahan yang dilimpahkan Allah. Ibnu mengatakan;

 فَيُؤْخَذُ مِنْهُ أَن اْلكِفَايَةَ تَنْشَأُ عَنْ بَرَكَةِ اْلاِجْتِمَاعِ ، وَأَن اْلجَمْعَ كُلما كَثُرَ اِزْدَاَدتِ اْلبَرَكَةُ

Dari hadis di atas dapat diambil kesimpulan bahwa kecukupan makanan datang karena keberkahan dari makan secara berjamaah. Sesugguhnya semakin bertambah banyak kumpulan orang yang makan, maka semakin bertambah pula keberkahan.”

Kesimpulan Ibnu Hajar ini sesuai dengan hadis riwayat Abu Daud tentang kisah para sahabat Nabi Saw. yang tiap kali makan namun tidak perah kenyang. Lalu Nabi Saw. menyarankan untuk makan bersama-sama. Dari Wahsyi bin Harb, dari ayahnya, dari kakeknya, para shahabat mengadu kepada Nabi Saw.;

Baca Juga :  Hukum Minum dan Makan Sambil Berdiri

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا نَأْكُلُ وَلَا نَشْبَعُ قَالَ: فَلَعَلَّكُمْ تَفْتَرِقُونَ؟ قَالُوا: نَعَمْ قَالَ: فَاجْتَمِعُوا عَلَى طَعَامِكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ يُبَارَكْ لَكُمْ فِيهِ

Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami makan tetapi tidak merasa kenyang?”. Beliau bersabda, ‘Mungkin karena kalian makan secara terpisah-pisah (sendiri-sendiri)?.” Mereka menjawab “Ya benar.” Beliau bersabda, “Hendaklah kalian makan secara bersama-sama dan sebutlah nama Allah, maka kalian akan mendapat keberkahan pada makanan kalian.”

Dalam kitab Zadul Ma’ad disebutkan bahwa imam Ahmad memberikan empat tips agar makanan berkah dan sempurna. Keempat tips tersebut; menyebut nama Allah dengan membaca basmalah di awal makan, memuji Allah dengan membaca hamdalah setelah makan, banyak tangan orang (makan berjamaah), makanan yang dimakan halal.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here