Anjuran Dan Keutamaan Berbagi Takjil

0
2795

BincangSyariah.Com – Bulan Ramadhan yang ditandai dengan kewajiban  berpuasa bagi umat islam tentunya banyak memiliki keistimewaan dan keutamaan yang tidak ditemukan dibulan-bulan lainnya. Keutamaan dan keistimewaan tersebut tidak hanya memancing kita untuk menambah kualitas ibadah personal. Akan tetapi ibadah sosial kita juga harus digalakkan dan ditingkatkan.

Ibadah sosial yang penulis maksudkan disini adalah ibadah yang tidak hanya menggambarkan hubungan murni antara hamba dengan tuhannya. Akan tetapi, disamping itu juga terjaling hubungan antara hamba dengan hamba. Selanjutnya, dari sekian banyak ibadah sosial yang perlu menjadi perhatian kita adalah menyediakan takjil serta makanan untuk buka puasa. Ibadah ini sangat penting dan dianjurkan dalam banyak literatur keagamaan.

Maka dari itu, penulis menyampaikan pesan-pesan Syaikh Said bin Muhammad Ba Ali Ba Isyan  dalam bukunya Syarh al-Muqaddimah al-Hadramiyah yang dinamai Busyra al-Karim bisyarh Masail al-Ta’lim, halaman 564 terkait keistimewaan dan kutamaan ornag yang menyediakan takjil dan makanan untuk buka puasa sebagai berikut:

و يسن تفطير الصائمين ولو بتمرة أو بشربة، وبعشاء أفضل لخبر “من فطّر صائما فله مثل أجره ولا ينقص من أجر الصائم شئ” ولو تعاطى الصائم ما يبطل ثوابه لم يبطل أجره لمن فطّره.

dan disunnahkan memberikan ifthar/buka puasa kepada orang puasa meskipun hanya dengan sebiji kurma atau seteguk minuman. Dan dengan memberikan makan malam lebih utama, berdasarkan satu riwayat hadis “maka siapa yang memberikan ifthar kepada orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengambil sedikitpun dari pahala orang berpuasa tersebut.

Penjelasan beliau dalam teks diatas menegaskan bahwa menyediakan takjil atau berbagi sesuatu kepada orang lain yang berpuasa untuk buka puasanya meskipun hanya sebutir kurma atau seteguk air apalagi dengan menyediakan makanan merupakan perbuatan yang sangat dianjurkan dan mendapatkan ganjaran yang sangat luar biasa.

Baca Juga :  Bijak Menggambarkan Akhirat pada Anak

Jika memungkinkan menurut beliau pemberi takjil seharusnya berbuka dan makan bareng dengan orang yang diberi takjil. Karena bagi beliau perbuatan ini mejadi simbol  yang menggambarkan sifat tawadu’ dan lebih menyenangkan hati mereka.

Bahkan bagi beliau, sekalipun orang yang ditraktir melakukan hal-hal yang membatalkan pahala puasanya seperti berbuat ghibah, menghasut orang lain, berdusta, memalsukan kesaksian, atau tindakan tercela lainnya, maka semua itu tidak berpengaruh pada pahala orang yang mentraktirnya.

Hal ini menurut beliau didasarkan pada hadits Rasulullah SAW. Beliau bersabda, ‘Siapa yang berbagi takjil kepada orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala puasa tanpa mengurangi pahala puasa orang yang ditraktir takjil.’ (HR. Ahmad: 4/114, dan disahihkan oleh Tumudzi: 807)

Lebih lanjut,  Imam Izzuddin bin Abdis Salam dalam bukunya Maqasid al-Shaum halaman 18 menyebutkan bahwa sungguh kemuliaan yang sangat luar biasa bagi orang yang memberikan takjil dan makanan kepada orang lain untuk buka puasa.

Beliau juga menyebutkan bahwa Rasulullah saw bersabda:

فمن فطر ستة وثلاثين صائما في كل سنة فكانما صام الدهر ومن كثر بفطر الصائمين على هذه النية كتب الله له صوم عصور ودهور

“Maka barangsiapa memberi makanan pada 36 orang yang berpuasa setiap tahun, maka seakan-akan ia puasa satu tahun (karena kebaikan dilipatgandakan pahalanya sepuluh kali). Dan barang siapa memperbanyak memberi takjil atau makan dan minum orang-orang yang berpuasa atas dasar niat ini, Allah mencatat baginya puasa berabad-abad dan bertahun-tahun.”

Penjelasan diatas sudah sangat cukup bagi kita untuk tidak hanya berfokus pada kualitas ibadah personal kita. Akan tetapi kita juga betul-betul meningkatkan ibadah sosialnya kita hususnya dibulan mulia ini dengan berusaha semapunya untuk menyisihkan materi kita diberikan kepada orang-orang yang berpuasa hususnya ornag-orang yang kurang mampu baik berbentuk takjil dan makanan langsung ataupun masih berbentuk uang. Wallahu A’lam.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here