Amalan yang Berpahala Tanpa Niat

0
2440

BincangSyariah.Com – Niat merupakan sebuah perbuatan istimewa nan penting dalam segala aspek, khususnya dalam beribadah. Tanpa adanya niat, amalan-amalan kita baik yang sunah apalagi wajib tak ada artinya, yakni segala amal perbuatan tak akan sempurna  bahkan tidak akan sah tanpa adanya niat, sebagaimana disabdakan oleh Nabi saw.:

انما الاعمال بالنيات

“Sesungguhnya (kesempurnaan) amal (tergantung) pada niatnya” (H.R. Bukhari).

Selain itu, niat juga berfungsi sebagai pembeda antara ibadah dan adat atau rutinitas sehari-hari, sebagai contoh mandi, jika ada niat yang baik maka akan bernilai ibadah, sebaliknya jika tanpa niat maka hanya sekedar rutinitas tanpa mendapatkan pahala.

Tapi, para ulama menyebutkan bahwa ada sebagian amaliah yang tidak harus membutuhkan niat, yakni amalan tersebut dianggap sah dan berpotensi mendapatkan pahala meskipun tanpa dilandasi dengan niat.

Amalan-amalan tersebut ialah:

Pertama, iman kepada Allah Swt. merupakan kepercayaan hati akan zat-Nya yang diucapkan dengan lisan serta dibuktikan dengan segenap anggota badan. Karena perbuatan tersebut tidak ada persamaan, maka sah meskipun tanpa didasari dengan niat untuk beriman.

Kedua, membaca Alquran. Meskipun tidak tergolong perbuatan hati, membaca Alquran tanpa harus diawali dengan niat pun berpotensi mendapatkan pahala, demikian sebagaimana difatwakan oleh Imam Izzuddin dalam kitab alMantsur fil Qawaid:

  لا مدخل في النية في قراءة القرأن

“Tidak diharuskan niat pada membaca Al quran.”

Ketiga,  makrifat pada zat Allah Swt. merupakan perbuatan hati juga yang berperan mengenal lebih dalam tentang Tuhannya, biasanya orang yang telah makrifat adalah mereka yang telah masuk pada tatanan ilmu hakikat.

Sebagaimana terangkum dalam kitab al-Asybah wan Nazhair karya Syekh Jalaluddin al-suyuthi

Baca Juga :  Dalil Fadilah Puasa: Diangkatnya Derajat Orang-Orang yang Berpuasa (I)

عدم اشتراط النية في عبادة لا تكون عادة، اذ لا تلبس بغيرها كالإيمان بالله والمعرفة والخوف والرجاء والنية وقراءة القرأن والاذكار.

“Tidak disyaratkan niat pada ibadah yang tidak ada persamaan dalam adat, karena (amal tersebut) tidak ada persamaan (dalam rutinitas biasa), seperti iman kepada Allah Swt. Makrifat, takut, mengharapkan, niat, membaca Alquran, dan zikir.” Wallahu a’lam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here