Agar Makanan Dapat Keberkahan, Lakukan Empat Kriteria Ini

0
739

BincangSyariah.Com – Berkah yang merupakan ksih sayang Tuhan itu menumbuhkan ketenangan batin dan mendorong kebahagiaan secara fisik. Begitupun dengan keberkahan yang ada pada makanan, ia akan terus memunculkan kebaikan-kebaikan lainnya. Misalnya akan menghadirkan sebuah ketenangan untuk bekerja dan beribadah. Bukan makanan yang menghadirkan rasa kenyang yang menjadikan lalai.

Ada empat kriteria yang ada makanan, yang jika empat kriteria tersebut sudah lengkap maka keberkahan makanan tersebut akan menjadi sempurna. Dalam kitab al Zuhud wa al Raqa’id karya Ibn al Mubarak disebutkan: syahr bin hausyab

اذا جمع الطعام اربعا كمل كل شيئ من شأنه اذا كان اوله حلالا وذكر اسم الله تعالى وكثرت عليه الايدي وحمد الله تعالى حين يفرغ منه فقد كمل كل شيئ من شانه

Apabila terpenuhi empat perkara ini maka sempurnalah keberkahan pada sebuah makanan tersebut.  Empat perkara tersebut tersebut adalah dicari dari yang halal, dibacakan basmalah sebelum menyantapnya, dimakan bersama, dan dibacakan hamdalah setelah memakannya

Pertama adalah berasal dari tempat yang halal. Yang dimaksud dengan tempat yang halal disini tidak hanya berarti sebuah tempat dari makanan itu berasal, melainkan juga termasuk cara mendapatkannya. Daging ayam sudah halal tentunya, namun jika didapat dari mencuri dari sang pemiliknya? Tentu keberkahan tiada di dalamnya.

Kedua adalah membaca basmalah. Ketahuilah bahwa setan akan ikut serta menyanpa makanan yang yang tidak diawali dengan basmalah. Keterangan tersebut didapat dari hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Dengan membaca basmalah sebelum memakan apapun, kita sudah melakukan satu langkah untuk menghindari setan dan menghadirkan keberkahan dalam makanan tersebut.

Ketiga adalah dimakan bersama. Islam memang menganjurkan agar kita berbagi dalam makanan. Meski terbilang sedikit, anmun ada keberkahan yang diterima oleh seluruh yang hadir. Praktek seperti ini mungkin banyak ditemukan dalam kehidupan. Dalil yang menunjukkan anjuran makan bersama adalah diantaranya sabda Nabi berikut ini:

Baca Juga :  Dua Kondisi Ini Diperbolehkan Melintas di Depan Orang Salat

طَعَامُ الاِثْنَيْنِ كَافِى الثَّلاَثَةِ ، وَطَعَامُ الثَّلاَثَةِ كَافِى الأَرْبَعَةِ

“Makanan porsi dua orang sebenarnya cukup untuk tiga, makanan tiga cukup untuk empat

Dan yang terakhir adalah membaca hamdalah setelah menyantapnya. Hal tersebut merupakan ungkapan rasa syukur kita terhadap nikmat sudah kita santap. Membaca hamdalah, terlebih jika melengkapinya dengan doa setelah makan, akan menghadirkan keberkahan  dan mendapatkan ampunan dari Allah

Semoga kita bisa mengaplikasan empat kriteria tersebut guna mendapatkan keberkahan dalam sebuah makanan. Kalau saja sebelumnya terbiasa dengan istilah “lapar galak, kenyang bego”, semoga kedepannya bisa mengganti istilah tersebut dengan yang lebih baik lagi. Sebab “kenyang bego” tersebut termasuk pada sebuah rasa yang melalaikan. Jika makanan tersebut berkah, tentu akan menenangkan, bukan lagi melalaikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here