Agar Diringankan dari Siksa Kubur, Lakukan Shalat Ini untuk Jenazah yang Anda Kenal

15
28549

BincangSyariah.Com – Setelah jenazah selesai dikuburkan, maka kita dianjurkan untuk berbuat baik kepadanya dengan memberi sedekah atas nama jenazah tersebut, mendoakan dan membacakan surah-surah Alquran seperti Yasin dan al-Mulk. Selain itu, kita dianjurkan untuk melakukan shalat Anisil Qabri dengan harapan shalat ini bisa memberikan pertolongan kepada jenazah sehingga ia selamat dari siksa kubur.

Shalat Anisil Qabri ini hukumnya adalah sunah dan dilakukan tanpa berjemaah pada malam pertama jenazah dikuburkan. Hal ini berdasarkan penjelasan yang disebutkan dalam kitab Nihayatuz Zain berikut;

وَمِنْه صَلَاة رَكْعَتَيْنِ للأنس فِي الْقَبْر رُوِيَ عَن النَّبِي صلى الله عَلَيْهِ وَسلم أَنه قَالَ لَا يَأْتِي على الْمَيِّت أَشد من اللَّيْلَة الأولى فارحموا بِالصَّدَقَةِ من يَمُوت فَمن لم يجد فَليصل رَكْعَتَيْنِ يقْرَأ فيهمَا أَي فِي كل رَكْعَة مِنْهُمَا فَاتِحَة الْكتاب مرّة وَآيَة الْكُرْسِيّ مرّة و {أَلْهَاكُم التكاثر} مرة  {قل هُوَ الله أحد}  عشر مَرَّات

“Sebagian shalat sunah adalah shalat dua rakaat lil unsi fi qabri (untuk memberi kesenangan pada jenazah di dalam kubur). Diriwayatkan dari Rasulullah Saw, bahwa beliau bersabda, ‘Tiada beban siksa yang lebih keras atas mayit melebihi dari malam pertama kematiannya. Karenanya, kasihanilah mayit itu dengan bersedekah. Siapa yang tidak mampu bersedekah, maka hendaklah shalat dua rakaat. Di setiap rakaat, dia membaca surat al-Fatihah 1 kali, ayat Kursi 1 kali, surah al-Takatsur 1 kali, dan surat al-Ikhlas 11 kali.”

Adapun tata cara shalat Anisil Qabri adalah sebagai berikut;

Pertama, melaksanakan shalat dua rakaat dengan niat sebagai berikut;

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِلْأُنْسِ فِي اْلقَبْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالىٰ

Usholli sunnatan lil unsi fil qobri rok’ataini lillahi ta’ala.

“Saya shalat sunah untuk kesenangan mayit dalam kuburnya dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga :  Ini Jumlah Rakaat Shalat Tahiyatul Masjid

Kedua, masing-masing pada rakaat pertama dan kedua membaca al-Fatihah sekali, ayat Kursi sekali, al-Takatsur sekali, dan surah al-Ikhlas sebelas kali (11x).

Ketiga, kemudian setelah salam membaca doa berikut;

اللَّهُمَّ إِنِّيْ صَلَّيْتُ هَذِهِ الصَّلَاةَ وَتَعْلَمُ مَا أُرِيْدُ اللَّهُمَّ ابْعَثْ ثَوَابَهَا إِلَى قَبْرِ فُلَانِ ابْنِ فُلَانٍ

Allohumma inni shollaitu hazihis sholata wa ta’lamu uridu allohummab’ats tsawabaha ila qobri fulan ibni fulan (sebut nama jenazah).

“Ya Allah, saya melakukan shalat ini dan Engkau tahu apa yang saya maksudkan. Ya Allah, kirimkanlan pahala shalat ini kepada fulan bin fulan (sebut nama jenazah).”

15 KOMENTAR

  1. Hadisnya tdk di jelaskan bahwa sholatnya adlh li anisil kubri,
    Sholat li anisil kubri adlh tdk ada, yg ada adlh sholat hajat/mutlaq setelah salam berdoa untuk jenazah.

  2. Maaf mau nanya nih, apa benar kalau suami/isrti meninggal, yg ditinggal suami/isri harus melakukan izab putus jodo, minta penjelasan

  3. geayss klo nanya disini susah bisa ngerti Nya,
    mending cari orng terdekat yg udah fahan dengan ISLAM
    islam itu rumit tpi lebih rumit yg gga tau islam

  4. Woyyyy, nte udah dikasih jantung minta ati, kan udah dikasih tau “Hal ini berdasarkan penjelasan yang disebutkan dalam kitab Nihayatuz Zain” modal dikit ape kalo mau tau dan belajar, ya beli tuh kitabnya baca sendiri, kalo gak bisa baca dateng ke guru….

  5. Woyyyy, nte udah dikasih jantung minta ati, kan udah dikasih tau “Hal ini berdasarkan penjelasan yang disebutkan dalam kitab Nihayatuz Zain” modal dikit ape kalo mau tau dan belajar, ya beli tuh kitabnya baca sendiri, kalo gak bisa baca dateng ke guru….

  6. Yg jadi pertanyaan tatkala udah tau sapa yg meriwayatkan hadis trsebut apakah akan dan slalu menjalankannya? tidak pandang itu sodara teman tetangga orang lain atau bahkan orang yg di anggap musuh? lalu dari sekian banyak kesunahan rosulullah apakah semua sudah dilaksanakan?

  7. Assalamualaikum, wr,wb. Sahabat Pemirsa dimanapun berada , Tentang shlat UnsilQobri Setahu saya Kitabnya UDAH JELAS pun pengarangnyapun saya kira juga sudah jelas ,otomatis perawi hadisnyapun disitu juga udah tertera .tinggal kita Mau nggak Mempelajarinya, dan melaksanakanya ????.Dan yang terpnting , namanya ilmu, Seharusnya setelah kita tau dan jelas ilmunya musti harus kita amalkan dan tidak pandang bulu itu jenazah siapa yang penting dia orang islam . Almuslimuna akhul muslim ( Orang muslim itu bersaudara ) jadi siapapun yang meninggal asalkan dia seorang muslim wajib kita bantu kesulitanya. toh nati kebaikan akan kembali pada kita-kita semua entah itu yang masih hidup ataupun yang telah kembali keharibaanya. aamiin …aamiin ya mujibassyakirin. ttd Al – faqir.

  8. Assalamualaikum wr.wb ,Tentang sholat UnsilQobri Hadist danperawinya udah Jelas PUN, Kitapya juga Pengarangnya ada juga, Tinggal kita Mou ngak Mempelajari dan mengamalkanya,???? dengan tidak pandang bulu tentunya, Asalkan dia seorang Muslim maka wajib kita bantu kesulitanya karna Al Muslimuna akhul Muslim ( Orang Muslim itu bersaudara ) dan bagi yang sudah isqomah insyaalloh Musuhpun kita bantu kesulitanya di dunia ini karna pada Hakikatnya Musuh kita adalah Makhluk Alloh Swt juga. dan kita beribadah semata-mata hanya mengharap Ridho Alloh jua. Ahir kata banyak salah mohon di maaf ttd al-faqir…

  9. Di daerah saya setiap ada orang meninggal selalu diholatkan Anisil Qabri setelah habis sholat magrib habis itu dilanjut tahlilan…

  10. Yang ditanyakan itu hadist riwayat siapa, Bukhari? Muslim? Abu Dawud? Bukan apa2. Kalau hanya menyebut sebatas nama kitab, tidak menjamin sumber rujukannya shahih atau nggak. Menyebut riwayat hadist mah gak perlu beli kitab “Nihayatuz Zain”. Tolong penulis artikel ini buka kitab itu dan sebutkan riwayat hadistnya. Dengan begitu kami bisa melacak di kitab hadist mana adanya riwayat sholat sunnah ini. Shahih atau tidak. Maaf soalnya ada juga kitab memuat riwayat riwayat yang tidak shahih bahkan lemah dan maaf, tidak jelas asal usulnya.
    Jadi tidak perlu sensi ditanyakan hal begini. Biasa saja.

  11. Om Teguh benar, kalo bikin artikel mengenai syariat, tolong diperjelas perawi haditsnya. kalo saya baca diatas hanya dari kitab itu, tidak dijelaskan sumber haditsnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here