Besok dan Lusa Disunahkan Puasa Tasu’a dan Asyura, Ini Cara Niatnya

0
6431

BincangSyariah.Com – Kami telah membicarakan tentang kesunahan berpuasa di bulan Muharam, karena hadis yang menyatakan bahwa salah satu bulan yang Nabi Saw. paling bersemangat untuk melaksanakan puasa – di luar bulan Ramadan – adalah pada bulan Muharam. Dan menurut sebagian ulama, berpuasa di sepuluh hari pertama di bulan Muharam adalah bagian dari sunah juga. Adapun niat puasa Tasu’a dan Asyura adalah sebagai berikut.

  1. Niat puasa hari kesembilan

Niat puasa di hari kesembilan mirip dengan niat di bulan Muharam, hanya tinggal mengganti kata muharamin dengan taasu’aa yang berarti kesembilan. Lafal niatnya adalah,

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوْعَاءَ سُنَّةً لِلهِ تَعَالى

 Nawaitu Shouma Tasua sunnatan lillahi ta’ala

“Saya niat berpuasa hari kesembilan (di bulan Muharam), sunah karena Allah Ta’ala

2. Niat puasa hari kesepuluh

Hari kesepuluh yang disebut dengan puasa Asyura telah kami bahas kesunahannya. Niat puasa di hari Asyura mirip dengan niat di bulan Muharam, hanya tinggal mengganti kata taasu’aa yang berarti kesembilan dengan ‘aasyuraa’. Lafal niatnya adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُوْرَاءَ سُنَّةً لِلهِ تَعَالى

“Saya niat berpuasa hari kesepuluh (di bulan Muharam), sunah karena Allah Ta’ala

Baca Juga :  Hukum Puasa Hari Kesembilan Bulan Muharam


BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here