Shalat Hanya Menggunakan Mukena Tanpa Baju, Apakah Sah?

0
4572

BincangSyariah.Com – Pada umumnya, ketika seorang perempuan melaksanakan shalat, selain menggunakan mukena, ia juga akan menggunakan baju dan pakaian dalam lainnya. Hampir jarang dijumpai perempuan hanya menggunakan mukena saja tanpa baju dan pakaian dalam ketika shalat. Namun bagaimana jika misalnya ada perempuan yang melaksanakan shalat hanya menggunakan mukena tanpa menggunakan baju dan pakaian dalam lainnya, apakah shalatnya sah? (Lima Prinsip Agar Shalat Tanpa Mukena Tetap Sah)

Ketika seorang perempuan melaksanakan shalat, maka wajib baginya menutup aurat. Aurat perempuan di dalam shalat adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Asalkan batasan aurat ini tertutupi, meski hanya menggunakan mukena saja tanpa menggunakan baju dan pakaian dalam lainnya, maka shalatnya tetap dinilai sah.

Dalam kitab I’anatut Thalibin, Syaikh Abu Bakar Syatha mengatakan bahwa boleh bagi perempuan menggunakan jenis pakaian apa saja di dalam shalat, termasuk mukena, selama menutupi aurat dan tidak memperlihatkan warna kulit tubuhnya. Beliau berkata sebagai berikut;

وستر حرة ولو صغيرة غير وجه وكفين ظهرهما وبطنهما الى الكوعين بما لا يوصف لونا اي لون البشرة في مجلس التخاطب

Wajib menutup aurat bagi perempuan merdeka meskipun anak kecil, selain muka dan telapak tangan baik luar dan dalamnya hingga pergelangan tangan, dengan apa saja yang tidak memperlihatkan warna kulitnya.

Dengan demikian, jika mukena sudah menutupi aurat dan tidak memperlihatkan warna kulit tubuh, maka boleh bagi perempuan shalat dengannya dan shalatnya dihukumi sah meskipun tanpa menggunakan baju dan pakaian dalam lainnya.

Baca Juga :  Memakai Mukena Parasut yang Tipis, Apakah Shalat Sah?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here