Punggung Tangan Perempuan Terbuka Ketika Shalat, Bolehkah?

0
22

BincangSyariah.Com – Umumnya, punggung tangan perempuan tertutupi dengan bagian mukena ketika shalat, hanya bagian telapak tangannya saja yang terlihat. Namun saat ini banyak model mukena shalat yang memperlihatkan punggung tangan perempuan sehingga menjadi terbuka, tidak tertutup. Bagaimana hukum punggung tangan perempuan terbuka ketika shalat, apakah shalatnya sah?

Menurut para ulama, bagian tubuh perempuan yang boleh terbuka ketika shalat adalah wajah dan kedua telapak tangannya. Selain kedua bagian tubuh tersebut, semuanya wajib ditutupi, dan tidak boleh terbuka. Ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Wahbah Al-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu berikut;

جميع بدن المرأة عورة إلا الوجه والكفين، أما الرجل فعورته ما بين سرته وركبته، كما تقدم في شروط الصلاة

Semua tubuh perempuan adalah aurat kecuali wajah dan kedua tapak tangannya. Sementara aurat laki-laki adalah bagian tubuh antara pusar dan lututnya, sebagaimana telah dijelaskan dalam syarat-syarat shalat.

Adapun telapak tangan, baik bagian telapaknya maupun bagian punggungnya, tidak termasuk bagian aurat yang wajib ditutupi dalam shalat. Sehingga jika bagian punggung tangan perempuan terbuka dalam shalat, maka hal itu tidak masalah dan shalatnya tetap sah.

Aurat perempuan dimulai dari pergelangan tangannya, bukan dari bagian punggung tangannya. Karena itu, asalkan pergelangan tangannya tidak terbuka, meskipun punggung tangannya terbuka, maka shalatnya tetap dihukumi sah, karena punggung tangan tidak termasuk bagian dari aurat sehingga boleh saja terbuka ketika shalat.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Syarh Mukhtashar Khalil berikut;

وعورة الحرة مع رجل أجنبي مسلم غير الوجه والكفين من جميع جسدها ، حتى دلاليها وقصَّتها . وأما الوجه والكفان ظاهرهما وباطنهما ، فله رؤيتهما مكشوفين ولو شابة بلا عذر من شهادة أو طب ، إلا لخوف فتنة أو قصد لذة فيحرم كنظر لأمرد

Baca Juga :  Nama Suami di Belakang Nama Istri dalam Islam

Aurat perempuan di depan lelaki muslim ajnabi adalah seluruh tubuh selain wajah dan telapak tangan. Bahkan suara indahnya juga aurat. Sedangkan wajah, telapak tangan baik bagian luar maupun bagian dalam, boleh dinampakkan dan dilihat oleh laki-laki walaupun perempuan tersebut masih muda baik sekedar melihat ataupun untuk tujuan pengobatan. Kecuali jika khawatir timbul fitnah atau lelaki melihat wanita untuk berlezat-lezat, maka hukumnya haram, sebagaimana haramnya melihat amrad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here