Peringatan Nabi Untuk Para Wanita

1
933

BincangSyariah.Com – Nabi saw. di dalam salah satu sabdanya telah memberi suatu peringatan untuk para wanita bahwa banyak di antara mereka yang menjadi penghuni neraka. Lantas apa penyebab dan solusi bagi kaum wanita agar tidak menjadi penghuni neraka sebagaimana yang dimaksud Nabi saw.?

Sabda Nabi saw. tersebut merupakan riwayat Abdullah bin Umar r.a.

 عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ، تَصَدَّقْنَ وَأَكْثِرْنَ الاِسْتِغْفَارَ، فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ فَقَالَتِ امْرَأَةٌ مِنْهُنَّ جَزْلَةٌ: وَمَا لَنَا يَا رَسُولَ اللهِ ، أَكْثَرُ أَهْلِ النَّارِ؟ قَالَ : تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ ، وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ، وَمَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَغْلَبَ لِذِي لُبٍّ مِنْكُنَّ قَالَتْ : يَا رَسُولَ اللهِ، وَمَا نُقْصَانُ الْعَقْلِ وَالدِّينِ؟ قَالَ: أَمَّا نُقْصَانُ الْعَقْلِ: فَشَهَادَةُ امْرَأَتَيْنِ تَعْدِلُ شَهَادَةَ رَجُلٍ فَهَذَا نُقْصَانُ الْعَقْلِ، وَتَمْكُثُ اللَّيَالِيَ مَا تُصَلِّي، وَتُفْطِرُ فِي رَمَضَانَ فَهَذَا نُقْصَانُ الدِّينِ. (رواه مسلم).

Rasulullah saw. bersabda, “Wahai wanita, bersedekahlah kalian, dan perbanyaklah istighfar (mohon ampunan kepada Allah) karena sungguh aku melihat kalian menjadi penghuni neraka yang paling banyak.” Lalu seorang wanita yang cerdas di antara mereka angkat bicara, “Mengapa kami menjadi penghuni neraka yang paling banyak wahai Rasulullah?” Beliau pun menjawab, “Kalian sering melaknat dan mengingkari kebaikan suami. Aku belum pernah melihat orang yang kurang akal dan agamanya lebih mampu mengalahkan laki-laki yang berakal dibanding kalian.” Wanita tersebut kembali bertanya, “Wahai Rasulullah, apa (yang dimaksud dengan) kurang akal dan agama?”. Beliau menjawab, “Kurang akal karena persaksian dua orang wanita setara dengan persaksian satu orang laki-laki, inilah makna kekurangan akal.” Dan seorang wanita berdiam diri selama beberapa malam dengan tidak shalat dan tidak berpuasa pada bulan Ramadhan (karena haid), inilah makna kekurangan dalam agama.” (HR. Muslim).

Baca Juga :  Umur Berapa Anak Perempuan Wajib Berhijab?

Berdasarkan hadis tersebut, Nabi saw. telah memberi peringatan kepada para wanita agar memperbanyak amal saleh. Seperti bersedekah dan memperbanyak meminta ampunan Allah atau dengan beristighfar.

Betapa Nabi saw. sangat perhatian dengan kaum wanita agar mereka tidak terjerumus ke dalam panasnya api neraka. Di mana Nabi saw. sendiri langsung melihat gambaran penghuni neraka yang banyak dihuni oleh kaum wanita.

Nabi saw. pun memberikan alasan mengapa hal tersebut sampai terjadi. Yakni banyak di antara kaum wanita itu belum dapat menjaga mulutnya dengan mengumbar laknat (mendoakan kejelekan orang lain agar dijauhkan dari rahmat Allah). Memang tidak dapat dipungkiri dibanding laki-laki wanita itu lebih suka berbicara. Sebagaimana dikutip dari laman www.magforwomen.com.  Salah satu alasannya adalah karena otak wanita memiliki lebih banyak protein pidato. Oleh karena itu, agar tidak termasuk ke dalam penghuni neraka, maka Nabi saw. memperingatkan wanita agar menjaga mulut dan lidahnya.

Selain itu, Nabi saw. juga memberi peringatan bahwa banyak dari kaum wanita itu kufur terhadap pemberian suaminya. Suaminya telah memberikan nafkah dengan semestinya, namun ketika suaminya melakukan sedikit saja kesalahan, kejelekanlah yang hadir di depan mata istrinya menutupi semua kebaikan yang telah dilakukan suaminya. Istri yang kufur terhadap pemberian suaminya inilah yang bakal banyak menghuni neraka sebagaimana digambarkan Nabi saw.

Teks hadis tersebut juga menggambarkan betapa Nabi saw. memberikan kesempatan belajar kepada para sahabat perempuan pada masa itu. Bahkan mereka pun dapat mengajukan pertanyaan atas apa yang tidak mereka ketahui. Sehingga proses pembelajarannya pun terlihat sangat kondusif dengan adanya proses tanya jawab tanpa ada rasa malu dan kaku.

Demikianlah peringatan Nabi saw. untuk para wanita. Yakni Nabi saw. memperingatkan bahwa neraka itu banyak dihuni kaum wanita yang tidak mampu menjaga mulutnya dengan ucapan yang penuh laknat. Serta wanita yang tidak mensyukuri pemberian suaminya.

Baca Juga :  Batas Masa Suci Haid dalam Fikih

Namun, Nabi saw. tidak hanya memberikan nasihat untuk para wanita agar menghindari sifat tercela tersebut, Nabi saw. juga memberikan solusi agar para wanita tidak menjadi penghuni neraka. Yakni dengan memperbanyak sedekah dan meminta ampun kepada Allah swt. atau beristighfar. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

1 KOMENTAR

  1. Assalamualaikum…..Kirax bisa berikan pencerahan..kira2 bgmn hukumx jika seorang istri berbicara kt2 kasar kepada suami untuk memberi tahu kebaikkan karena istri menginkan agar suami bisa berubah dari kebiasan2 buruk seperti minum2an beralkohol….tolong pencerahanx…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here