Perhatikan Lima Prinsip Ini Agar Shalat Tanpa Mukena Tetap Sah

1
2048

BincangSyariah.Com – Mukena adalah salah satu dari deretan list barang yang wajib ada di tas perempuan. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan dari kita lupa membawanya atau mengandalkan mukena umum yang biasa disediakan di masjid atau mushalla. Jika sudah kepepet seperti ini, biasanya muslimah tidak memakai mukena, tetapi cukup menggunakan pakaian yang ia kenakan. Agar shalat tanpa mukena tetap sah, apa sajakah prinsip dan aturan yang harus dipenuhi oleh para muslimah?

Pertama, memastikan pergelangan tangan tertutup dengan baik dan rapat saat shalat tanpa mukena. Banyak sekali dari muslimah ketika shalat dengan baju atau gamis biasa, tidak menutup pergelangan tangannya dengan baik. Padahal sebagaimana dijelaskan oleh Syekh Muhammad Nawawi ibn Umar Al-Jawi dalam Tausyih ‘Ala Ibn Qasim, bahwa pergelangan adalah daerah aurat yang wajib ditutup. Apabila lengan bajunya terbuka, maka bisa disiasati dengan menggunakan hand shock yang rapat dan menutupi pergelangan, sehingga ketika melakukan gerakan takbir, rukuk, dll tidak terlihat lengannya dari celah ujung lengan pakaian tersebut.

وعورة الحرة في الصلاة ماسوى وجهها وكفيها ظهرا وبطنا إلى الكوعين……

“Adapun auratnya perempuan merdeka dalam sholat adalah selain wajahnya, dan dua telapak tangannya baik yang punggung tangan atau telapak tangannya sampai ke dua pergelangan tangan…”

Kedua, menggunakan kaos kaki khusus shalat yang suci dan bersih. Selain menutup aurat, kewajiban yang harus dipastikan adalah kesucian dan kebersihan pakaian yang kita kenakan. Oleh sebab itu, kaos kaki yang sudah digunakan seharian dalam perjalanan tidak cukup kuat untuk digunakan dalam shalat. Lebih baik dan diusahakan mengguakan kaos kaki yang sudah bersih dari kotoran ataupun najis yang menempel…… (selengkapnya silakan baca di BincangMuslimah.Com.)

Baca Juga :  Biografi Ibu Shinta Nuriyah; Perempuan Hebat di Balik Perjuangan Gus Dur

1 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Pada umumnya, ketika seorang perempuan melaksanakan shalat, selain menggunakan mukena, ia juga akan menggunakan baju dan pakaian dalam lainnya. Hampir jarang dijumpai perempuan hanya menggunakan mukena saja tanpa baju dan pakaian dalam ketika shalat. Namun bagaimana jika misalnya ada perempuan yang melaksanakan shalat hanya menggunakan mukena tanpa menggunakan baju dan pakaian dalam lainnya, apakah shalatnya sah? (Lima Prinsip Agar Shalat Tanpa Mukena Tetap Sah) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here