Penjelasan Ulama Terkait Mengapa Maksimal Nifas 60 Hari

0
35

BincangSyariah.Com – Nifas merupakan darah yang keluar setelah bayi dilahirkan atau setelah kosongnya rahim perempuan dari janin yang dikandungnya. Sebenarnya terkait batasan dimulainya nifas sendiri memang terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama ahli fikih. Ada yang menyatakan bahwa nifas dimulai ketika bayi telah lahir, juga ada yang berpendapat bahwa darah yang keluar bersamaan dengan lahirnya bayi pun sudah dapat disebut sebagai nifas. Tetapi sebagian besar ulama Syafi’iyyah lebih memilih pendapat yang pertama, yakni bahwa dimulainya nifas ialah setelah lahirnya bayi. Maksimal nifas itu 60 hari.

Dijelaskan oleh Syekh Abu Bakr Sattha’ dalam kitab Hasyiyah I’anah ath-Thalibin bahwasanya masa minimal keluarnya darah nifas ialah sekali saja keluar setelah melahirkan, yaitu yang biasa disebutkan dengan redaksi “lahdzah/majjah”.

Tetapi juga ada yang yang berpendapat bahwa tidak ada batasan minimal keluarnya darah nifas, karena bisa jadi setelah melahirkan seseorang tidak mengeluarkan darah sama sekali. Adapun umumnya masa keluar darah nifas ialah 40 hari, sedangkan waktu maksimalnya ialah selama 60 hari. (Baca: Apakah Darah Nifas yang Keluar Lebih dari 60 Hari Disebut Istihadhah?)

Ijtihad ahli fikih mengenai masa minimal, rata-rata, dan maksimal keluarnya darah nifas ini tentu bukan tanpa alasan. Ketika dikatakan bahwa umumnya nifas berlangsung selama 40 hari, sebenarnya sudah melalui penelitian sebelumnya, juga selaras dengan arahan ahli kesehatan. Akan tetapi di kalangan masyarakat umum terkadang masih muncul pertanyaan, apakah nifas yang melebihi 40 hari dapat dikatakan normal? Ditinjau dari segi fikih, jawabannya, tentu normal. Karena masa maksimal nifas ialah 60 hari.

Syekh Abu Sahl ash-Sha’luki juga menjelaskan bahwa masa penentuan maksimal nifas selama 60 hari ini sebenarnya memiliki kaitan erat dengan masa haid yang dialami oleh seorang perempuan.

Sebagaimana dikutip oleh Syekh Sulaiman al-Bujairami dalam kitab  Hasyiyah Al-Bujairami ‘ala al-Khatib, bahwasanya pada awal masa kehamilan hingga kandungan berusia empat bulan, janin belum mengkonsumsi darah haid sebagai sumber makanan.

Karena janin belum mengkonsumsi darah haid sebagai sumber makanan sebelum ditiupkannya ruh, sehingga darah haid masih terkumpul dalam rahim.

Oleh karenanya, darah nifas disebut sebagai darah haid yang terkumpul pada masa itu. Sebelum ditiupkannya ruh (empat bulan), apabila seorang perempuan memiliki siklus haid normal, maka ia akan mengalami haid selama empat kali, sedangkan maksimal masa haid ialah 15 hari.

Ketika dijumlah, masa maksimal haid, dikalikan dengan bulan sebelum ditiupkannya ruh, maka menghasilkan masa maksimal nifas. Atau lebih mudahnya, 15 hari x 4 kali haid = 60 hari masa maksimal nifas.

Berikut adalah redaksi sumber keterangan tersebut, yang bisa dijumpai dalam kitab Hasyiyah I’anah ath-Thalibin dan kitab Hasyiyah Al-Bujairami ‘ala al-Khatib.

فَائِدَةٌ: أَبدَى أَبُو سَهْلٍ الصَّعلُوكِيُّ مَعنًى لَطِيْفًا فِي كَونِ أَكثَرِ النِّفَاسِ سِتِّينَ يَومًا، أَنَّ المـَنِيَّ يَمكُثُ فِي الرَّحمِ أَرْبَعِينَ يَومًا لَا يَتَغَيَّرُ، ثُمَّ يَمكُثُ مِثلَهَا عَلَقَةٌ، ثُمَّ مِثلَهَا مُضغَةٌ، ثُمَّ يُنفَخُ فِيهِ الرُّوحُ كَمَا جَاءَ فِي الحَدِيثِ الصَّحِيحِ. وَالوَلَدُ يَتَغَذَّى بِدَمِ الحَيضِ، وَحِينَئِذٍ فَلَا يَجتَمِعُ الدَّمُ مِن حِينِ النَّفخِ لِكَونِهِ غِذَاءً لِلوَلَدِ. وَإِنَّمَا يَجتَمِعُ فِي الـمُدَّةِ الَّتِي قَبلَهَا وَهِيَ أَربَعَةُ أَشهُرٍ. وَأَكثَرُ الحَيضِ خَمسَةَ عَشَرَ يَومًا، فَيَكُونُ أَكثَرُ النِّفَاسِ سِتِّينَ يَومًا.

“Faidah: Abu Sahl ash-Sha’luki menjelaskan sebuah makna yang lembut berkenaan masa paling lamanya nifas itu enam puluh hari. Sesungguhnya sperma bersemayam dalam rahim selama 40 hari dan tidak berubah, kemudian 40 hari berbentuk segumpal darah, 40 hari selanjutnya berbentuk segumpal daging. Kemudian ditiupkanlah ruh padanya (janin), sebagaimana disebutkan dalam hadis sahih.

(Ketika telah ditiupkan ruh), janin mengkonsumsi darah haid. Sehingga mulai ditiupkannya ruh pada janin, darah haid tidak lagi bekumpul karena menjadi sumber makanan bagi janin. Adapun berkumpulnya darah haid pada masa sebelumnya berlangsung selam empat bulan, sedangkan masa maksimal haid ialah 15 hari. Oleh karenanya, masa nifas paling lama ialah selama 60 hari.”

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here