Mengenal Tiga Jenis Keputihan dalam Islam

0
704

BincangSyariah.Com – Ruthubatul Farji atau keputihan biasa dialami oleh perempuan. Jarang sekali wanita yang tidak mengalami keputihan. Keputihan sendiri adalah cairan yang keluar dari kemaluan seorang wanita. Cairan ini berbeda dengan madzi, wadi, dan mani. Karena secara mudahnya, keputihan merupakan keringat dari kemaluan wanita. Bukan seperti madi, wafi, dan mani yang memang keluar dari dalam kemaluan laki-laki atau wanita.

Imam Nawawi Al-Bantani menyebutkan dalam kitabnya Kasyifatus Saja’ bahwa keputihan yang dialami seorang wanita itu terbagi tiga. Pertama, suci secara mutlak. Kedua, suci menurut qoul (pendapat) yang lebih sahih. Ketiga, najis. Beliau menukil dari Imam As-Suyuti,

ثم اعلم ان رطوبة الفرج على ثلاثة اقسام طاهرة قطعا وهي الناشئة مما يظهر من المرأة عند قعودها على قدميها وطاهرة على الاصح
وهي ما وصل ذكر المجامع ونجسة وهي ما وراء ذلك.

Keputihan yang pertama, ia nampak atau terasa (maaf) di permukaan luar kemaluan seorang wanita. Maksudnya dari tempat yang terlihat ketika ia duduk untuk buang air kecil (duduk di atas dua kaki). Jadi, keputihan yang dirasakan muncul dari tempat tersebut dihukumi suci. Keputihan yang kedua, ia keluar dari (maaf) tempat sampainya kemaluan laki-laki saat berkumpul dengan istrinya. Jika keluarnya dari area tersebut, maka tetap dihukumi suci menurut pendapat yang lebih sahih. Keputihan yang ketiga, ia keluar dari dalam kemaluan perempuan.

Dalam artian di belakang batas area tempat keputihan yang kedua. Ulama sepakat terhadap najisnya cairan keputihan yang keluar dari area tersebut. Namun yang menjadi permasalahan, dapatkah wanita membedakan dari tempat yang mana keluarnya cairan keputihan tersebut? Apakah dari luar, tengah, atau dari dalam kemaluan? Nah, jika tidak dapat membedakan, maka lebih baik berhati-hati saja, yakni membasuhnya tiap mau mengambil wudu Allah.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here