Bolehkah Makmum Perempuan Mengingatkan Bacaan Imam?

1
1762

BincangSyariah.Com – Ketika imam shalat berjemaah membaca surah Al-Quran setelah Al-Fatihah, terkadang dia lupa atau salah dalam membaca ayat. Umumnya, yang mengingatkan imam ketika dia lupa atau salam dalam membaca ayat adalah makmum laki-laki. Ini karena biasanya makmum laki-laki yang lebih dekat dengan posisi imam. Namun bagaimana jika makmum perempuan yang mengingatkan bacaan imam, apakah diperbolehkan? (Cara Membetulkan Bacaan Imam Saat Shalat)

Secara umum, mengingatkan imam yang lupa atau salah membaca ayat hukumnya adalah sunnah. Ini berlaku umum, baik bagi makmum laki-laki atau perempuan. Namun demikian, jika masih ada makmum laki-laki yang bisa mengingatkan, maka dia yang harus bertindak mengingatkan imam. Akan tetapi jika tidak ada makmum laki-laki atau ada namun tidak bisa mengingatkan imam, maka makmum perempuan boleh mengingatkan imam. Mengingatkan imam dalam hal bacaan boleh dilakukan makmum secara umum, baik laki-laki maupun perempuan.

Kesunnahan ini sebagaimana telah dijelaskan oleh Imam Al-Syairazi dalam kitabnya Al-Muhadzdzab berikut;

وإن سها الإمام في صلاته فإن كان في قراءة فتح عليه المأموم ; لما روى أنس قال : كان أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم يلقن بعضهم بعضا في الصلاة

Jika imam lupa dalam shalatnya, jika lupa dalam bacaan Al-Qur’an, maka makmum mendiktekan bacaan imam. Hal ini karena sesuai riwayat sahabat Anas bin Malik, dia berkata, ‘Sahabat Rasulullah Saw mendiktekan bacaan sebagian sahabat dalam shalat.

Juga disebutkan dalam hadis riwayat Imam Abu Daud dari Ibnu Umar, dia berkata;

أَنَّ النَّبِيَّ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – صَلَّى صَلَاةً فَقَرَأَ فِيهَا فَلَبَسَ عَلَيْهِ، فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ لِأبِي: أَصْلَيْت مَعَنَا؟ قَالَ: نَعَمْ، قَالَ: فَمَا مَنَعَك

Sesungguhnya Nabi Saw shalat, beliau membaca (ayat) didalamnya lalu terjadi keraguan pada bacaan itu. Maka setelah shalat beliau berkata kepada ayahku (Umar): apakah kamu tadi shalat bersama kita? Umar menjawab; Iya. Beliau kemudian berkata; lalu apa yang menghalangimu (dari membenarkan bacaanku)?.

Baca Juga :  Tiga Portal Muslimah Terbaik untuk Belajar Islam

Menurut Imam Al-Syaukani dalam kitab Nailul Authar, hadis ini berisi tentang disyariatkan mengingatkan bacaa imam secara mutlak, baik bacaan Al-Fatihah maupun surah lain, bagi makmum laki-laki maupun perempuan. Adapun jika imam lupa dalam masalah rukun fi’li atau rukun gerakan seperti rukuk dan sujud, maka bagi makmum laki-laki mengingatkan dengan membaca tasbih, sementara bagi makmum perempuan mengingatkan dengan menepuk tangan.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here