Benarkah Keringat Perempuan Haid Najis?

0
1337

BincangSyariah.Com – Ulama telah sepakat bahwa darah haid adalah najis. Karena itu, jika darah haid terkena baju, atau tempat tertentu, maka wajib disucikan. Namun bagaimana dengan keringat perempuan haid, apakah juga najis?

Menurut para ulama, keringat dihukumi suci. Tidak ada keringat yang dihukumi najis, meskipun keluar dari pori-pori tubuh perempuan yang sedang haid. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Syafii dalam kitab Al-Umm berikut;

ولا ينجس عرق جنب ولا حائض من تحت منكب ولا مأبض ولا موضع متغير من الجسد ولا غير متغير فإن قال قائل وكيف لا ينجس عرق الجنب والحائض قيل بأمرالنبي صلى الله عليه وسلم الحائض بغسل دم الحيض من ثوبها ولم يأمرها بغسل الثوب كله والثوب الذي فيه دم الحيض الإزار ولا شك في كثرة العرق فيه وقد روى عن بن عباس وبن عمر أنهما كانا يعرقان في الثياب وهما جنبان ثم يصليان فيها ولا يغسلانها

Dan tidak najis keringat orang junub, keringat perempuan haid, baik keluar dari bawah ketiak, dekat kemaluan, maupun keluar dari tempat tubuh yang berubah dan tidak berubah.

Jika ada orang bertanya, ‘Bagaimana bisa keringat orang junub dan haid tidak najis?’ Jawab, ‘Yaitu dengan perintah Nabi Saw kepada orang yang haid untuk membersihkan darah haid dari sebagian bajunya dan beliau tidak memerintahkannya untuk mencuci seluruh bajunya.

Baju yang terkena darah haid adalah bagian bawah (sarung) dan tidak diragukan banyak keringat di sana. Juga diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Ibnu Umar bahwa keduanya berkeringat di bajunya dalam keadaan keduanya sedang junub, kemudian keduanya shalat memakai baju tersebut tanpa mencucinya terlebih dulu.

Bahkan menurut Imam Nawawi, semua keringat dihukumi suci, baik keluar dari orang junub, haid, muslim, kafir, keledai, dan lainnya selain keringat anjing dan babi. Adapun keringat anjing dan babi, maka dihukumi najis. Beliau berkata dalam kitab Al-Majmu berikut;

Baca Juga :  Seri Wanita Istihadhah: Mandi dan Shalat Bagi Mubtada’ah Mumayyizah (Bagian IV)

واعلم انه لا فرق في العرق واللعاب والمخاط والدمع بين الجنب والحائض والطاهر والمسلم والكافر والبغل والحمار والفرس والفار وجميع السباع والحشرات بل هي طاهرة من جميعها ومن كل حيوان طاهر وهو ما سوى الكلب والخنزير وفرع أحدهما

Ketahuilah bahwa tidak ada bedanya antara keringat, ludah, ingus, air mata dari orang junub, orang haid, orang yang suci dari keduanya, orang muslim, kafir, keledai, kuda, tikus dan semuanya hewan buas dan melata. Semuanya dihukumi suci selain dari anjing dan babi dan hewan yang lahir dari keduanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here