Ini Cara Mengolah Hati Bagi Ibu Hamil

0
765

BincangSyariah.Com – Kehamilan merupakan suatu karunia yang ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan. Kehamilan juga merupakan kodrat alami seorang wanita. Begitu beratnya perjuangan ibu hamil, mulai dari mengalami perubahan fisik dan psikologis membuat banyak ibu pasrah dan stress. Padahal pahala kebaikan yang sangat istimewa bisa didapatkan oleh ibu hamil bila ibu menjalaninya dengan ikhlas dan diniatkan sebagai ibadah.

Dalam QS Al-Ahqaf ayat 15 berbunyi “Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orangtuanya, ibunya telah mengandungnya dengan susah payah dan melahirkannya dengan susah payah pula. Mengandungnya dengan menyapihnya adalah tiga puluh bulan….”

Begitu beratnya perjuangan seorang wanita, yaitu seorang ibu, mengandung hingga menyapih selama kurang lebih 30 bulan, sehingga Allah SWT memerintahkan kita untuk berbuat baik kepada kedua orangtua, dan ketika menjadi orangtua hendaknya kita juga melakukan tugas dan kewajiban dengan baik sesuai tuntunan Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW.

Tafsir Al-Azhar menjelaskan perihal berbuat baik kepada ibu dan bapak yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah menyebutkan nama ibu sampai tiga kali berturut-turut sebagai orang yang paling berhak dimuliakan, kemudia baru bapak. Hadis tersebut mengisyaratkan jika kasih sayang dan kebaktian kepada orang tua dibagi empat, maka tiga perempat untuk ibu dan hanya seperempat untuk bapak.

Berikut kita bahas satu persatu tentang cara mengolah hati bagi ibu hamil selama masa kehamilan:

Cara Mengolah Hati Bagi Ibu Hamil saat Trimester 1 (usia kehamilan 0-12 minggu).

Ketika mengetahui bahwa dirinya hamil hendaknya mengucapkan rasa syukur karena Allah SWT telah mempercayainya dengan memberikan amanah kehamilan, karena tidak semua orang diberikan kepercayaan untuk hamil dan memiliki anak.

Baca Juga :  Dosa Itu Seperti Titik Hitam di Hati, Ini Penjelasan Ulama

Saat trimester 1 kehamilan merupakan waktu yang penting dimana sistem syaraf dan otak janin dibentuk sehingga harus dioptimalkan mulai dari kebutuhan nutrisi dan pengelolaan stress. Faktor hormon ibu yang berubah biasanya membuat ada keluhan di tubuh dan mempengaruhi mood seorang ibu. Seperti rasa lelah , mual hingga muntah, pusing, mudah marah dan lebih sensitif. Setan seringkali membisikkan sesuatu yang membuat ibu menjadi semakin sensitif, mudah marah dan akhirnya mengeluh dengan kehamilannya.

Di saat ini sebaiknya ibu tetap mengingat dan bersyukur, perbanyak dzikir dan doa sehingga hati tenang. Menurut buku asuhan keperawatan prenatal dengan pendekatan neurosains, stress pada ibu hamil mempengaruhi peningkatan hormon stres/ kortisol yang dapat masuk ke ketuban dan plasenta sehingga mempengaruhi tumbuh kembang janin.

Bila ibu mengalami stress dan tidak bisa dikendalikan saat trimester 1, bayi yang lahir berisiko hiperaktif, autisme, gangguan kelainan otak gangguan tumbuh kembang, dll. Pentingnya sikap tenang dengan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT sangat dibutuhkan untuk mengontrol stress dan membuat tumbuh kembang janin sehat.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa Surat Ar Rahman dapat menurunkan stres kehamilan, 56 ibu hamil menunjukkan ada penurunan tingkat stres kehamilan. 62,5% ibu mengalami stres ringan, 26,8% stres sedang dan 10,7% stres berat.

Cara Mengolah Hati Bagi Ibu Hamil di Trimester 2 (usia kehamilan 13-28 minggu).

Pada masa ini ibu hamil sudah mulai bisa menikmati kehamilan, keluhan-keluhan di trimester 1 sudah mulai berkurang. Di waktu-waktu ini ibu dapat memperbanyak membaca Al-Qur’an, doa dan dzikir. Berikut ini adalah surat-surat dalam Al-Qur’an yang baik untuk sering dibaca ibu hamil, di antaranya… (Selengkapnya silakan baca di BincangMuslimah.Com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here