Hukum Menyusui Anak Sebelum Mandi Junub

0
55

BincangSyariah.Com – Dalam keadaan tertentu, seorang perempuan terkadang harus menyusui anaknya dalam keadaan junub. Dia tidak sempat mandi junub terlebih dahulu, baik karena anaknya sudah  menangis atau karena sebab-sebab lainnya yang tidak memungkinkan untuk mandi junub.  Sebenarnya bagaimana hukum menyusui anak  sebelum mandi junub atau dalam keadaan junub? (Baca: Apakah Boleh Orang Junub Menjawab Adzan?)

Menyusui anak sebelum mandi junub atau dalam keadaan masih junub hukumnya adalah boleh. Tidak masalah bagi seorang perempuan menyusui anaknya sebelum dia mandi junub. Hal ini karena menyusui anak tidak termasuk perkara yang haram dilakukan oleh orang yang sedang dalam keadaan junub.

Menurut para ulama, yang haram dilakukan oleh orang yang sedang junub hanya ada enam, yaitu melakukan shalat, thawaf, menyentuh Al-Quran, membawa Al-Quran, membaca Al-Quran, dan berdiam diri di dalam masjid. Dengan demikian, menyusui anak tidak termasuk perkara yang haram dilakukan oleh orang yang junub.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Safinatun Najah berikut;

وَيَحْرُمُ عَلىَ الْجُنُبِ سِتَّةُ اَشْيَاءَ :  الصَّلاَةُ، وَالطَّوَافُ، وَمَسًّ الْمُصْحَفِ، وَحَمْلُهُ، وَاللُّبْثُ فِي الْمَسْجِدِ، وَقِرَاءَةُالْقُرْاَنِ

Haram bagi orang junub enam perkara, yaitu shalat, thawaf, menyentuh mushaf, membawa mushaf, berdiam diri di dalam masjid dan membaca Al-Quran.

Meski boleh menyusui anak bagi perempuan sebelum mandi junub, namun sebaiknya dia menyusui anak dengan berwudhu terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan agar dia menyusui anaknya dalam keadaan bersih dan agar hadas yang sedang ditanggung lebih ringan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Asnal Mathalib berikut;

والحكمة في ذلك تخفيف الحدث غالبا والتنظيف وقيل لعله ينشط للغسل

Hikmah kesunnahan wudhu adalah meringankan hadas pada umumnya dan supaya bersih. Dikatakan, agar orang yang junub semangat untuk segera mandi.

Baca Juga :  Hukum Bersuci Menggunakan Air yang Terkena Sengatan Sinar Matahari

Anjuran wudhu sebelum menyusui anak ini disamakan dengan anjuran wudhu sebelum makan, minum dan tidur dalam keadaan junub. Nabi Saw ketika dalam keadan junub dan beliau hendak makan atau tidur, maka beliau melakukan wudhu terlebih dahulu. Ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis riwayat Imam Muslim dari Aisyah, dia berkata;

كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ جُنُبًا فَأَرَادَ أَنْ يَأْكُلَ أَوْ يَنَامَ تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ

Rasulullah Saw ketika dalam keadaan junub dan beliau hendak makan atau minum, maka belia melakukan wudu sebagaimana wudu saat hendak shalat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here