Hukum Memakai Kutek Saat Menjalani Masa Iddah

0
10

BincangSyariah.Com – Ketika seorang perempuan talak dari suaminya, atau suaminya meninggal, maka dia wajib menjalani masa iddah atau masa menunggu. Ketika menjalani masa iddah tersebut, apakah boleh bagi perempuan memakai kutek atau henna? (Baca: Di Masa Iddah, Apakah Wanita Karir Boleh Bekerja?)

Bagi perempuan yang sedang menjalani masa iddah, terutama iddah karena ditinggal mati oleh suaminya, maka dia tidak boleh memakai henna atau kutek, baik di bagian tangan maupun kakinya. Menurut para ulama, memakai henna atau kutek bagi perempuan yang sedang menjalani masa iddah hukumnya adalah haram.

Dalil Keharaman Memakai Kutek Saat Iddah

Ulama menyebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah mengenai dalil keharaman memakai kutek saat iddah sebagaimana berikut;

اتَّفَقَ الْفُقَهَاءُ عَلَى أَنَّ الْمَرْأَةَ الْمُحِدَّةَ عَلَى زَوْجِهَا يَحْرُمُ عَلَيْهَا أَنْ تَخْتَضِبَ مُدَّةَ عِدَّتِهَا؛ لِمَا وَرَدَ مِنْ حَدِيثٍ لأِمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ: دَخَل عَلَيَّ رَسُول اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – حِينَ تُوُفِّيَ أَبُو سَلَمَةَ فَقَال لِي: لاَ تَمْتَشِطِي بِالطِّيبِ وَلاَ بِالْحِنَّاءِ فَإِنَّهُ خِضَابٌ. قَالَتْ: قُلْتُ: بِأَيٍّ شَيْءٍ أَمْتَشِطُ؟ قَال: بِالسِّدْرِ تُغَلِّفِينَ بِهِ رَأْسَكِ

Ulama fiqih sepakat bahwa perempuan yang sedang menjalani masa iddah, haram baginya memakai henna selama masa iddah tersebut. Ini berdasarkan hadis dari Ummu Salamah. Dia berkata; Rasulullah Saw menemuiku saat Abu Salamah meninggal. Lalu beliau berkata; Janganlah kamu bersisir menggunakan minyak wangi serta pacar, karena sesungguhnya hal itu merupakan semir. Ummu Salamah berkata; Dengan apakah aku bersisir wahai Rasulullah? Beliau berkata; Dengan daun bidara, dengannya kamu bisa menutupi rambutmu.

Darul Ifta’ Al-Mishriyah juga mengeluarkan fatwa serupa sebagai berikut;

المرأة المُحِدَّة يجب عليها أن تجتنب كل ما يعتبر زينة شرعًا أو عرفًا، سواء أكان يتصل بالبدن أو الثياب أو يلفت الأنظار إليها، والخضاب هو ما يغير به لون الشيء من حناء وكتم ونحوهما، ويكون الخضاب في اليدين والقدمين والرأس .والمحدة يحرم عليها أن تختضب في هذه المواضع، فقد اتفق الفقهاء على أن المرأة المحدة على زوجها يحرم عليها أن تختضب مدة عدته

Artinya:

Perempuan yang sedang menjalani masa iddah harus menjauhi hal-hal yang dianggap sebagai perhiasan, baik menurut syariat atau menurut kebiasaan, baik berhubungan dengan tubuh. Sementara khidhab adalah sesuatu yang bisa mengubah warna, baik berupa henna atau daun pacar, dan lainnya.

Khidhab bisa di kedua tangan, kedua kaki dan kepala. Dan, perempuan yang sedang menjalani iddah, haram baginya menyemir di bagian-bagian ini. Ulama fiqih telah sepakat bahwa haram bagi perempuan yang sedang menjalani iddah untuk menyemir selama menjalani masa iddah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here