Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

0
1595

BincangSyariah.Com –  KH. Muhammad Ardani bin Ahmad di dalam kitabnya Risalah Haid, Nifas dan Istihadhah mengutip pendapat Syekh Asy Asyarwani bahwa hukum belajar tentang haid, nifas dan istihadhah adalah wajib bagi kaum wanita.

Jika wanita tersebut sudah mempunyai suami, dan suaminya mengerti hukum-hukum haid, nifas dan istihadhah, maka suaminya wajib mengajarkannya. Namun, jika suaminya juga tidak mengerti, maka wanita tersebut wajib pergi untuk belajar kepada orang yang mengerti, dan suaminya haram mencegahnya. Atau suaminya yang pergi belajar, dan kemudian ia mengajarkannya kepada istrinya.

Muhammad Ardani juga menegaskan bahwa hal ini (kewajiban belajar tentang haid, nifas dan istihadhah bagi wanita) harus benar-benar diperhatikan. Sebab, masih banyak wanita yang sudah haid, nifas atau istihadhah, tetapi belum mengerti tentang hukum-hukum yang penting ini. Bahkan banyak yang sudah berumah tangga, baik yang suami maupun istri sama sekali belum mengerti hal ini.

Padahal bab ini sangat kuat hubungannya dengan shalat, puasa, mandi suci, hubungan suami istri dan sebagainya. Sedangkan orang-orang tersebut pada umumnya tidak memperhatikan, tidak mau belajar, atau belum diberi pelajaran oleh gurunya. Lalu siapa yang berdosa?.

Dengan demikian, maka bagi para guru dan orang tua hendaknya memperhatikan pelajaran tentang haid, nifas dan istihadhah atau kewanitaan untuk anak-anak perempuan. Sehingga ketika mereka mengalami haid pertama yang menjadi tanda balignya, mereka sudah sedikit mengetahui dasar-dasar hukumnya. Kemudian, mereka juga akan terus mempelajari hukum-hukum tersebut secara bertahap hingga paham dengan sempurna. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

Baca Juga :  Doa masuk kamar mandi


BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here