Cara Istikharah bagi Perempuan Haid

0
69

BincangSyariah.Com – Dalam sebuah kesempatan, pernah ada seseorang yang bertanya mengenai cara perempuan yang sedang haid melakukan istikharah. Pasalnya, perempuan yang sedang haid tidak bisa melakukan shalat istikharah, dan dia perlu melakukan istikharah untuk mendapatkan petunjuk karena harus segera membuat keputusan. Sebenarnya, bagaimana cara istikharah bagi perempuan haid?

Dalam Islam, pada saat seseorang memiliki keinginan dan hajat tertentu, atau dihadapkan untuk membuat keputusan tertentu, maka dia dianjurkan untuk melakukan shalat istikharah dan berdoa supaya diberi petunjuk ke jalan yang paling baik. Ini berlaku umum baik untuk laki-laki maupun perempuan.

Namun jika seseorang tidak bisa melakukan shalat Istikharah, baik karena sedang haid atau lainnya, maka dia cukup membaca doa istikharah saja, tanpa melakukan shalat Istikharah. Ketika seseorang hendak mencari petunjuk dengan istikharah, maka dia tidak harus melakukan shalat istikharah, namun dia juga bisa dengan hanya membaca doa istikharah saja.

Hal ini karena menurut para ulama, ada tiga bentuk dan tata cara melakukan istikharah. Pertama, melakukan shalat Istikharah dan membaca doa setelahnya. Ini yang umum dikenal oleh kaum muslimin. Kedua, membaca doa istikharah saja, tanpa melakukan shalat Istikharah dan lainnya. Ketiga, membaca doa istikharah setiap selesai melakukan shalat tertentu, seperti setelah shalat wajib lima waktu atau lainnya.

Ini sebagaimana disebutkan dalam Darul Ifta’ Al-Mishriyah berikut;

وهذه الكيفية هي إحدى صور الاستخارة الثلاثة التي بينها الفقهاء ومنهم الشافعية، وأما الصورة الثانية للاستخارة فتكون بالدعاء فقط من غير صلاة، إذا تعذرت الاستخارة بالصلاة والدعاء معاً، والصورة الثالثة تكون بالدعاء عقب أي صلاة كانت مع نيتها، وهو أولى، أو بغير نيتها كما في تحية المسجد.

Cara ini (shalat istikharah dan doa) adalah salah satu cara istikharah yang tiga yang telah dijelaskan oleh ulama fiqih, di antaranya oleh ulama Syafiiyah. Adapun cara istikharah kedua adalah dengan membaca doa saja tanpa shalat, jika tidak bisa melakukan istikharah dengan cara shalat istikharah dan doa secara bersamaan. Sementara cara istikharah yang ketiga adalah membaca doa setelah melakukan shalat apa saja disertai niat istikharah, dan ini lebih utama, atau tanpa disertai istikharah, sebagaimana shalat tahiyatul masjid.

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here