Belajar Tegar Menghadapi Cercaan dari Maryam binti Imran; Ibunda Nabi Isa

0
815

BincangSyariah.Com – Maryam binti Imran adalah wanita yang menghibahkan dirinya untuk beribadah kepada Allah. Sosok wanita mulia yang mendapatkan kehormatan ditiupkan ruh ke dalam rahimnya. Kemuliaan yang sekaligus ujian baginya. Mengandung bayi tanpa disentuh seorang laki-lakipun. Dialah wanita yang tegar menghadapi cercaan dan tuduhan kaumnya. Dialah wanita yang melahirkan tokoh besar Nabi Isa AS.

Dalam kitab Ijabat lil Asilah karya Khalid Khatib, beliau hidup di Baital Maqdis bersama anaknya. Kehidupannya jauh dari keramaian manusia, puasa di siang hari dan bangun di waktu malam. Maryam binti Imran memiliki banyak gelar yang disematkan padanya, diantaranya adalah Al A’dzra (perawan), at Thahirah (yang suci). al Qanitah (terus menerus ibadah), al Bathul (memutuskan diri selalu beribadah), al Shiddiqah (membernarkan kalimatullah), dan al Abidah (rajin melakukan ibadah).

Secara spesifik, Al Qur’an, hadis, dan beberapa keterangan ulama tafsir memang tidak menyebutkan ciri-ciri beliau, yang ditemukan hanyalah beberapa sifat yang melekat indah pada dirinya.

Maryam adalah anak yatim yang ditinggal ayahnya sejak dari kandungan. Ibunya, Hanna yang hidup dalam kesendirian tak pernah lengah berdoa, kehidupannya adalah pengabdian hanya untuk-Nya. Hingga akhirnya Maryam diserahkan dalam asuhan Zakariya. Kehidupan selanjutnya adalah Zakariya memberikan tempat khusus untuk Maryam, agar lebih terjaga dan fokus beribadah kepada Allah.

Hingga suatu hari Maryam pergi mengasingkan diri ke sebelah timur Baitul Maqdis. Kemudian Allah mengutus malaikat Jibril dengan menampakkan diri sebagai lelaki yang sempurna. Seketika itu Maryam terkejut…. Selengkapnya baca di BincangMuslimah.Com

Baca Juga :  Ini Lima Amalan yang Mempercantik Perempuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here