Batas Masa Suci Haid dalam Fikih

17
19589

BincangSyariah.Com – Darah yang keluar dari kemaluan seorang wanita itu dapat dikategorikan darah haid jika keluarnya tidak kurang dari dua puluh empat jam. Baik 24 jam itu keluarnya terus menerus atau terputus-putus. Jadi 24 jam itu boleh tidak keluar mulai awal sampai 24 jam, tetapi boleh 24 jam itu kumpulan dari darah yang terputus-putus dalam beberapa hari, asal tidak lebih dari 15 hari. Namun, jika kurang dari 24 jam maka darah itu dihukumi istihadhah, bukan darah haid.

Misal, seorang wanita mengeluarkan darah setiap hari hanya 2 jam selama 12 hari. Maka semua darah yang keluar ini dihukumi darah haid, karena sudah mencapai 24 jam. Tetapi jika seorang wanita itu mengeluarkan darah hari pertama hanya 9 jam, hari kedua 5 jam, hari ketiga 6 jam dan hari keempat 3 jam kemudian tidak mengeluarkan darah lagi sampai hari kelima belas, maka darah tersebut dihukumi istihadhah karena jumlahnya masih 23 jam. Dan jika seorang wanita itu mengeluarkan darah 7 jam di hari pertama, 7 jam di hari kelima, 7 jam di hari kesepuluh dan 3 jam di hari keenam belas, maka darah tersebut juga dikategorikan darah istihadhah, meskipun sudah mencapai 24 jam, tetapi dikeluarkannya melebihi 15 hari.

Perlu diperhatikan lagi bahwa maksud dari terus menerus mengeluarkan darah bukan dilihat dari celana dalam seorang wanita masih ada darahnya. Tetapi wanita tersebut harus mengecek dengan memasukkan kapas ke dalam kemaluannya, jika masih ada darah, maka dia masih dianggap mengeluarkan darah, tetapi jika kapasnnya putih maka dia sudah tidak mengeluarkan darah.

Jadi batas minimal wanita mengeluarkan darah haid adalah 24 jam baik terputus-putus atau terus menerus. Sedangkan batas maksimal wanita mengeluarkan darah haid adalah 15 hari 15 malam, meskipun keluarnya tidak terus menerus. Adapun kebiasaan/ umumnya wanita mengeluarkan darah haid adalah 6 hari 6 malam atau 7 hari 7 malam. hal ini berdasarkan dari hasil penelitian imam Syafii kepada mayoritas wanita di zamannya dan sampai sekarang pun mayoritas wanita mengeluarkan haid selama 6 hari atau 7 hari.

Baca Juga :  Perempuan Lebih Baik Salat di Rumah atau di Masjid?

Sementara hukum masa terhentinya darah yang terjadi di sela-sela haid yang terputus-putus itu dihukumi sama dengan haid menurut qaul mu’tamad/pendapat yang dapat dijadikan pegangan. Oleh karena itu shalat atau puasa yang dijalankan dalam masa tersebut di atas dinyatakan tidak sah. Dan jika puasa yang dijalankan itu puasa Ramadhan, maka wajib di qadla’ meskipun sudah dijalankan secara sempurna dan sehari penuh darah tidak keluar sama sekali. Misalnya seorang wanita mengeluarkan darah selama dua hari kemudian darahnya berhenti selama 3 hari lalu keluar lagi darah selama 2 hari lalu berhenti, maka tiga hari antara dua haid tersebut dianggap haid, jadi haidnya terhitung 7 hari. Jika dalam keadaan berpuasa maka ia wajib mengqadla’ puasa 7 hari.

Adapun batas minimal masa suci antara dua haid adalah lima belas hari lima belas malam. Jadi misalnya seorang wanita itu haid selama 7 hari maka masa sucinya minimal adalah 15 hari, setelah itu baru bisa mungkin untuk mengeluarkan darah haid. Sementara batas maksimal masa suci antara dua haid adalah tidak ada batasnya. Biasanya wanita akan mengeluarkan darah haid setiap bulannya. Sehingga jika biasanya seorang wanita itu haid enam hari maka biasanya pula masa sucinya 24 hari, dan jika biasanya ia haidnya tujuh hari, maka masa sucinya biasanya 23 hari, namun jika masa sucinya melebihi itu, maka tidak masalah, karena masa suci tidak ada batas maksimalnya. Namun jika khawatir akan ketidak aturan siklus haid, maka hendaknya mengkonsultasikan kepada dokter.

Tulisan di atas disarikan dari kitab ianatun nisa’ karya Muhammad bin Abdul Qadir halaman 9-13 dan Risalah Haid, Nifas dan Istihadhah karya K.H. Muhammad Ardani bin Ahmad halaman 14-16. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

17 KOMENTAR

  1. Mau tanya,jika haid selama 5 hari,hari k 13 keluar drah lagi,smpk hari k 14,trs ini masih suci 11 hari sdh keluar darah lagi,ini darah haid bukan yaa,

    • Sebelumnya terimakasih telah berkunjung di web kami.
      untuk kasus mb jujuk triana, maka haidnya selama 14 hari, yakni mulai dari tanggal 1 sampai 14. Dan boleh haid lagi di tanggal 30, atau 15 hari setelah haid pertama, karena batas masa waktu suci antara dua haid adalah 15 hari. Sehingga karena mbak Jujuk masa sucinya belum mencapai 15 hari, yakni masih 11 hari, maka mb jujuk istihadhah 4 hari. Selama masa istihadhah itu tetap wajib shalat dan puasa jika di bulan ramadhan, dan tata cara shalat serta bersucinya bisa di baca di salah satu artikel di web ini. Jika setelah empat hari (untuk menggenapkan 15 hari masa suci) itu masih keluar darah, maka darah pada hari ke 16 adalah darah haid. Demikian, Wa Allahu A’lam bis Shawab.

    • iya mb istihadhah karena mb irma berada pada masa tidak boleh haid, yakni jika dihitung dari hari pertama haid maka mb irma jumlahnya sudah 17 hari, padahal batas maksimal haid adalah 15 hari, sehingga darah yang keluar dihukumi istihadhah.

    • iya mb istihadhah karena mb irma berada pada masa tidak boleh haid, yakni jika dihitung dari hari pertama haid maka mb irma jumlahnya sudah 17 hari, padahal batas maksimal haid adalah 15 hari, sehingga darah yang keluar dihukumi istihadhah. wa Allahu A’lam bis Shawab

  2. Tanya donk
    Umur 9thn kurang 19 hr (dihitung thn hijriah)
    Mengeluarkan darah selama 9 hr
    Brp hr darah haid..berapa hr darah istikhorah nya

    • jika anak perempuan keluar darah selama 9 hari, padahal umurnya masih 9 tahun kurang 19 hari, maka 3 hari yang pertama adalah darah istihadhah, kemudian enam hari yang akhir berhukum haid. Karena batas umur haid bagi wanita adalah ketika sudah berumur 9 hari (hitungan hijriyah) kurang 16 hari, karena anak tersebut adalah kurang 19 hari, maka ia mengalami istihadhah tiga hari

    • batas maksimal haid adalah 15 hari, dan batas minimal suci di antara dua haid adalah 15 hari.
      untuk kasus mb nena maka darah yang keluar lagi tersebut adalah darah istihadhah. Hal ini disebabkan karena keluarnya pada masa tidak boleh haid, alias di masa suci.

  3. Komentar:
    assalamualaikum
    mau tnya klau misalnya sdh haid 7 hari stlh itu bersih 10 hari dan keluar darah lagi.darah itu darah haid atau darah istuhadoh?

  4. Assalamualaikum, saya mau tanya , saya haid 8 hari dan setelah 16 hari saya haid lagi , itu di hukum haid atau istihadhoh?

  5. Assalamualaikum,,kalo misalnya haid 6 hari dan baru suci 11 hari atau 13 hari apa itu juga darah istihadoh,,?? Atau darah apa ya soalnya kejadian seperti itu stelah menikah. Masa sucinya selalu sedikit,

  6. Assalamualaikum Saya mau nanyak,, saya haid15 hari dan istihadhoh 15 hari dan setelah itu saya suci 7 hari,dan setelah suci itu saya keluar darah lagi,itu di hukumi haid apa istihadhoh?
    Mohon penjelasannya

  7. Saya mau nanya.. Sayakan habis haid selama 7hari..dan saya sudah masa suci selama 9hari sekrang, tapi besoknya saya keluar darah lagi..apa itu darah haid atau darah istihadhah??

  8. Assalamu’alaikum
    Mhon maaf mau tanya dok
    Haid saya udah 32 hari,
    Apakah benar, 1-15 darah haid
    16-31 istihadhoh selanjutnya haid lagi?
    Terimaksih dok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here