Wisata Religi: Masjid Tertua Poliwali akan Pajang Koleksi Alquran Raksasa Selama Ramadhan

0
179

BincangSyariah.Com –  Di desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terdapat masjid tertua yang telah berusia ratusan tahun dan telah menjadi saksi sejarah perkembangan peradaban Islam abad ke-18 di Tanah Mandar. Masjid itu bernama Masjid Nurut Taubah.

Masjid tersebut memiliki sebuah Alquran raksasa berukuran 1,5×2 meter dengan bobot 50 kilogram yang menjadi objek wisata religi selama bulan Ramadan.

Alquran legendaris ini disimpan rapi dalam etalase kaca di halaman masjid. Karena diletakkan di ruang terbuka, semua pengunjung masjid bisa melihat Alquran tersebut.

Menurut Samsul Mudir, Imam Majid Nurul Taubah, Alquran raksasa ini sengaja dipajang di halaman masjid selama Ramadan untuk memberi akses kepada warga untuk melihat langsung Alquran raksasa ini..

Selain itu, hal tersebut juga sebagai sarana menyebarkan syiar Islam selama Ramadan.

“Sengaja kita pajang di halaman masjid agar memudahkan siapa saja mengaksesnya, terutama warga yang penasaran ingin menyaksikan langsung Alquran raksasa ini,” jelas Samsul sebagaimana dilansir dari Kompas.Com.

Setiap harinya, obyek wisata religi tersebut menarik perhatian banyak orang baik warga lokal atau dari luar daerah. Jadi, agar tidak mudah rusak atau terjamah oleh pengunjung, Alquran raksasa tersebut sengaja diletakkan di etalase.

Alquran raksasa yang hanya dikeluarkan pada momen Ramadan ini dicetak di salah satu percetakan di kota Kudus, Jawa Tengah, dengan lama percetakan hampir satu tahun.

Alquran ini dicetak lengkap 30 juz, 114 surah dan 6.666 ayat dan memiliki 610 halaman yang ditulis menggunakan tinta emas yang terbuat dari tinta campuran dari China dengan cairan teh kental.

Baca Juga :  Lima Etika Saat Berada di Dalam Masjid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here