Wilayah Dinasti Seljuk: Terbentang dari Iran hingga Romawi

0
419

BincangSyariah.Com – Pembagian wilayah dinasti Seljuk pada masa kepemimpinan Sultan Maliksyah bertujuan untuk memudahkan pengawasan wilayah-wilayah taklukkannya. Wilayah-wilayah tersebut pun dibagikan kepada kerabat-kerabatnya. Meski begitu, terdapat beberapa wilayah yang sudah berdiri sebelum pemerintahan Maliksyah.Terdapat lima pembagian wilayah di Dinasti Seljuk, berikut pembagiannya:

  1. Seljuk Iran

Dinasti Seljuk pusat berada di Irak, di bawah kepemimpinan Maliksyah yang kemudian diteruskan oleh putranya Barkiyaruk. Maliksyah sendiri menempati Iran (Seljuk Besar) hingga ia wafat.

  1. Seljuk Kirman

Dinasti Seljuk di Kirman lebih dikenal dengan al-Qawurdiyun, nama yang dinisbahkan kepada pendirinya yaitu, Qaurad bin Jufri yang merupakan Paman Maliksyah. Qaurad pergi ke daerah Kirman dengan kelompok Guzz dan kemudian mendiami tempat tersebut. Saat Maliksyah memerintah, ia berupaya melakukan pemberontakan. Akhirnya ia justru kalah dalam pertempuran yang terjadi antara ia dengan Maliksyah yang merupakan keponakannya sendiri. Setelah Qaurad wafat, wilayah tersebut diberikan kepada Syah bin Qaurad dan diangkat menjadi sultan. wilayah tersebut tidak hanya dipersembahkan untuk Syah bin Qaurad, tetapi juga keturunannya.

  1. Seljuk Irak

Dinasti Seljuk di Irak dimulai sejak masa kekuasaan Sultan Muhammad bin Maliksyah yang mendapatkan wilayah kekuasaan di bagian utara dari wilayah kekuasaan Seljuk. Sultan Seljuk berikutnya dipegang oleh anak sulung Sultan Muhammad, Mahmud. Ia berkuasa di daerah Irak.

  1. Seljuk Suriah

Tutusy bin Alp Arslan adalah pendiri kelompok Seljuk Suriah yang memerintah atas perintah Maliksyah. Dinasti Seljuk di Suriah tidaklah bertahan lama. Hal tersebut terjadi setelah meninggalnya Tutusy. Ia tidak memiliki penerus yang kuat selepas kepergiannya. Ridwan, putranya yang menggantikannya di Aleppo juga akhirnya wafat dan tidak memiliki pengganti yang kuat. Sedangkan al-Muluk, putra dari Tutusy yang memeirntah di Damaskus juga wafat. Akhirnya kekuasaan Seljuk Suriah jatuh ke tangan wali dan penguasa daerah.

  1. Seljuk ar-Rum (Asia Kecil/ Romawi)
Baca Juga :  Jika Haram, Mengapa Babi Diciptakan?

Sepupu Alp Arslan, Sulaiman bin Qutulmisy diberi wewenang oleh Maliksyah untuk menguasawi wilayah Asia Kecil. Namun tidak lama kemudian ia wafat karena bertempur dengan Tutusy bin Alp Arslan. Kepemimpinan akhirnya diserahkan kepada putranya, Qilij Arslan I atas perintah Maliksyah. Dinasti ini berdiri lebih lama dibandingkan Seljuk lainnya meskipun terjadi konflik internal kala itu.

Perkembangan Keilmuan di Era Dinasti Seljuk

Dinasti Seljuk memiliki peran yang cukup besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan ilmu agama. Hal tersebut dimulai pada masa kepemimpinan Sultan Maliksyah. pada masanya, Nizam al-Mulk yang merupakan perdana menteri Maliksyah mendirikan Madrasarah Nizamiyah dan Madrasah Hanafiyah di Baghdad. Fenomena perkembangan ini melahirkan banyak ilmuwan muslim, seperti az-Zamakhsyari di bidang tafsir, bahasa dan teologi. Al-Qusyairi juga di bidang tafsir, al-Ghazali di bidang ilmu kalam dan tasawuf serta Umar Khayyam di bidang sastra, matematika dan sains.

Bahkan pada masa kepemimpinan Maliksyah, ia membangun sebuah observatorium, semacam laboratorium untuk dijadikan tempat penelitian para ilmuan. Pada masanya, Umar Khayyam dan beberapa ilmuwan lain diminta untuk bekerja di obseravatorium tersebut. Umar Khayyam juga berperan dalam melakukan perubahan kalender Persia yang kemudian ditetapkan oleh Sultan Maliksyah sebagai kalender yang baku.

Selain madrasah dan institusi keilmuan, juga terdapat pembangunan tempat ibadah pada masa Dinasti Seljuk. Terdapat sebuah masjid yang dibangun oleh pengusa Seljuk Suriah pada tahun 1089. Masjid tersebut dibangun demi memberikan penghormatan kepada Sultan Maliksyah. Meski akhirnya Dinasti Seljuk runtuh, tetapi ia meninggalkan jejak keislaman yang cukup signifikan berupa lahirnya ilmuan, aliran pemikiran dan bangunan tempat ibadah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here