Ubadalah: Empat Sahabat Nabi saw. yang Bernama Abdullah

1
292

BincangSyariah.Com – Sahabat adalah sebutan mesra Nabi saw. kepada umat Islam di masa beliau. Menurut informasi Syekh Mahmud At-Thahhan di dalam kitab Taisir Mustalah Al-Hadis ada sekitar tiga ratus sahabat yang memiliki nama Abdullah. Namun di antaranya ada empat sahabat dari yang bernama Abdullah itu mendapat julukan istimewa, yakni “Ubadalah”.

Keempat sahabat yang tergolong “Ubadalah” adalah sebagai berikut.

Pertama: Abdullah bin Umar r.a.

Abdullah bin Umar bin Al-Khattab Al-Aduwi, Abu Abdirrahman. Sahabat yang juga akrab disapa Ibnu Umar r.a. ini lahir di Makkah pada tahun 10 sebelum hijrah atau 613 M. Ia turut serta hijrah ke Madinah bersama ayahnya dan menyaksikan peristiwa fathu Makkah. Semasa hidupnya, Ibnu Umar ra. telah memberikan fatwa kepada orang-orang selama enam puluh tahun. Ibnu Umar r.a. juga merupakan sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis. Ia menduduki posisi kedua setelah Abu Hurairah r.a. Adapun hadis yang telah ia riwayatkan adalah sebanyak 2630 butir hadis. Ia adalah sahabat Nabi saw. yang paling terakhir wafat di kota Makkah pada tahun 73 H. / 692 M.) dalam keadaan telah kabur penglihatannya.

Kedua: Abdullah bin Abbas r.a.

Abdullah bin Abbas bin Abdul Muthalib Al-Qurasyi Al-Hasyimi, Abul Abbas. Sahabat yang juga akrab disapa Ibnu ‘Abbas ini lahir tahun 3 Sebelum Hijriyyah di Makkah dan tumbuh di awal masa kenabian. Ia termasuk sahabat yang selalu mulazamah dengan Rasulullah saw., sehingga ia tergolong sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis yang menduduki posisi kelima dengan jumlah 1660 hadis yang diriwayatkannya. Ia juga adalah salah satu sahabat yang menyaksikan perang Jamal dan Shiffin. Di akhir hayatnya ia mengalami kebutaan hingga wafat di Thaif tahun 68 H..687 M. Menurut Ibnu Mas’ud, sahabat Ibnu Abbas r.a. mendapatkan julukan turjumanul Qur’an disebabkan karena keahliannya dalam bidang tafsir Al-Qur’an dan merupakan berkah dari doa khusus dari Nabi saw. kepadanya, “Allahumma faqqihhu fid diin wa ‘allimhu at-ta’wil” Ya Allah, berikanlah pemahaman padanya dalam masalah agama dan ajarilah ia tafsir.”

Baca Juga :  Kisah Perempuan Yahudi Beri Tahu Aisyah Mengenai Azab Kubur

Ketiga: Abdullah bin Az-Zubair r.a.

Abdullah bin Az-Zubair bin Al-Awwam bin Khuwailid bin Asad Al-Qurasyi Al-Asadi Abu Bakar. Ia adalah putra dari Asma binti Abu Bakr As-Shiddiq yang lahir di Madinah dua bulan setelah hijrah. Ia dikenal sebagai pribadi yang fasih lisannya, pemberani, kuat, serta tidak memiliki jenggot dan kumis di wajahnya. Namun sayang disebabkan masalah politik di masanya, ia wafat dibunuh oleh Al-Hajjaj, disalib di Makkah hari Selasa 17 Jumadal Ula tahun 73 H.

Keempat: Abdullah bin Amru bin Al-Ash r.a.

Abdullah bin Amru bin Al-‘Ash bin Wail bin Hasyim bin Said bin Sa’ad bin Sahm bin Amru bin Hashish bin Ka’ab bin Lu’ai bin Ghalib Al-Qurasyi. Ia adalah putra dari Raithah binti Munabbih bin Al-Hajjaj bin Amir bin Hudzaifah yang lahir di tahun 7 sebelum hijrah atau 616 M. Sahabat yang terkenal pandai dan giat beribadah ini masuk Islam lebih awal dari pada ayahnya “Amru bin Al-Ash”. Ia juga dikenal sebagai salah satu sahabat yang telah mendapatkan izin dari Nabi saw. untuk menuliskan semua yang ia dengar dari Nabi saw. Ia meninggal dunia ketika penghlihatannya telah tidak berfungsi lagi di tahun 65 H./684 M.

Alasan mereka diistimewakan dalam “grup” ‘ubadalah adalah disebabkan mereka merupakan sahabat-sahabat Nabi saw. yang tergolong akhir wafatnya dan sangat dibutuhkan perannya oleh para sahabat dan tabi’in lainnya. Mereka juga memiliki keistimewaan dan ketenaran “nama”, sehingga ketika mereka berkumpul untuk memberikan suatu fatwa, maka pasti dikatakan, “Fatwa ini dari ‘ubadalah.”

Demikianlah empat sahabat Nabi saw. yang digolongkan dalam grup ‘Ubadalah’ yakni sahabat Nabi saw. bernama Abdullah yang memiliki keistimewaan, kemasyhuran, dan dedikasi yang tinggi di masanya. Wa Allahu A’lam bis Shawab.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here