Tunduk pada Allah, Makhluk Allah pun Akan Tunduk pada Anda

1
30

BincangSyariah.Com – Syekh Al-Imam Ahmad bin Ali Ar-rifa’i dalam karyanya Halatu Ahli Al-Haqiqati Ma’allahi Ta’ala (juz, 1 Hlm. 27) mengenai manfaat tunduk pada Allah:

من اطاع الله أطاعه كل شيئ

Barangsiapa yang taat kepada Allah, maka segala sesuatu akan taat kepadanya.

Imam Ar-Rifai dalam menjabarkan pernyataan di atas itu mengisahkan sebuah peristiwa yang dialami oleh Ibrahim bin Adham. Pada suatu hari Ibrahim bin Adham berjalan dan bertemu dengan seorang pengembala. Ibrahim bin Adham berkata kepada si penggembala, “Apakah engkau membawa minuman berupa air atau susu? Si penggembala berkata:  mana yang engkau sukai antara air atau susu? Ibrahim bin Adham menjawab saya lebih suka Air.”

Ibrahim bin Adham berkata, “Pukullah batu yang keras itu dengan tongkatmu, mungkin akan keluar air dari batu itu.” Setelah si penggembala memukul batu maka keluarlah air dari batu tersebut, air itu lebih dingin dari salju dan lebih manis dari madu. Ibrahim bin Adham kagum dan keheranan atas keluarnya air dari batu tersebut. Pada saat itu, si pengembala berkata kepada Ibrahim bin Adham, “Janganlah engkau merasa kagum dan keheranan, karena setiap hamba yang taat pada Allah maka segala sesuatu akan tunduk kepadanya.”

Terdapat kisah juga bahwa Rabiah Al-Adawiyah mempunyai keranjang yang di gantung di dalam rumahnya. Ketika Rabiah Al-Adawiyah hendak makan, maka ia memukul keranjang itu dengan tangannya. Tiba-tiba keranjang itu berisi makanan yang Rabiah Al-Adawiyah kehendaki.

Di samping itu juga ada kisah lain. Pada suatu hari Dzun Nun Al-Mishri berjalan dan sampai pada suatu desa. Sesampainya di desa tersebut terdengarlah suara kegaduhan dan jeritan. Dzun Nun Al-Mishri pun mencoba menghampiri suara kegaduhan tersebut. Ternyata ada seorang yang berkulit hitam yang sedang dihina dan dikucilkan oleh masarakat setempat. Dzun Nun Al-Mishri akhirnya mendekati orang yang berkulit hitam itu. Tiba-tiba si kulit hitam itu mengangkat wajahnya dan menatap Dzun Nun Al-Mishri, seraya berkata: “Wahai Dzun Nun kenalilah orang-orang yang diberi pangkat oleh Allah, dan janganlah engkau berharap kepada selain Allah, karena seorang kekasih tidak akan berharap kecuali kepada kekasihnya.”

Dzun Nun Al-Mishri bertanya tentang perilaku orang yang berkulit hitam kepada penduduk desa. Penduduk desa menjawab bahwa si kulit hitam itu adalah orang gila tidak pernah bergaul bersama penduduk desa, dan tidak makan selama empat puluh hari, lalu si kulit hitam yang dianggap gila itu memandang ke langit sambil berkata:

يا غايةَ هِمَم العارفين، إن عرفتُكَ فبمواهبك، وإن شكرتك فبعصمتك

Wahai puncak dari berbagai cita-cita atau keinginan orang yang mengenal Allah. Jika aku mengenal-Mu maka itu karena pemberian dari-Mu, jika aku bersyukur pada-Mu, maka itu karena penjagaan atau perlindungan dari-Mu.  Wallahu A’lam Bissawab.

100%

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here