Tujuh Hal yang Dapat Menjerumuskanmu ke dalam Neraka

0
483

BincangSyariah.Com – Semua orang pastinya tidak ingin masuk neraka. Sebenarnya hal tersebut sangat mudah, yakni jika ia mau menjalankan semua perintah agama dan menjauhi semua larangannya. Bahkan di dalam Al-Qur’an maupun hadis pun sudah banyak dijelaskan hal-hal yang dapat menjerumuskannya ke dalam neraka, sehingga ia patut mewaspadainya. Lalu apa saja yang dapat dihindari seseorang agar ia terhindar dari api neraka?

Terkait dengan hal ini Rasulullah saw. pernah bersabda sebagaimana di dalam hadis sebagai berikut.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ قَالَ: إِجْتَنِبُوا السَّبْعَ المُوْبِقَات قِيْلَ: وَمَا هُنَّ يَارَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: الشِّرْكُ باللهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِى حَرَّمَ اللهُ إِلاَّ بِالْحَقّ وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيْمِ وَالتَّوَلِّى يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلاَتِ المُؤْمِنَاتِ. (رواه البخاري ومسلم)

Dari Abu Hurairah r.a. bahwasannya Rasulullah saw. bersabda, “Jauhilah olehmu tujuh (perkara) yang membinasakan di neraka.” Beliau ditanya, “Apa saja perkara itu, ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan jalan yang sah menurut syara’, memakan riba, memakan harta anak yatim, berpaling dari medan perang yang sedang berkecamuk, dam menuduh berzina terhadap wanita yang baikbaik yang tak pernah ingat berbuat keji, lagi beriman.” (H.R. Bukhari Muslim)

Berdasarkan hadis tersebut, Rasulullah saw. telah menginformasikan bahwa ada tujuh hal yang dapat menerumuskan seseorang ke neraka.

Pertama. Menyekutukan Allah swt.

Semua dosa dapat diampuni oleh Allah swt. kecuali kekufuran dan kemusyrikan. Yakni menyukutukan Allah swt. dengan lainnya. Maka, seseorang yang melakukan dosa ini akan selama-lamanya berada di dalam neraka. Allah swt. berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

Baca Juga :  Bijak Menggambarkan Akhirat pada Anak

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki.” (Q.S. An-Nisa/4: 48).

Kedua. Sihir

Perbuatan sihir juga termasuk dosa besar. Bahkan termasuk dalam ranah kekufuran. Di mana ia meyakini adanya kekuatan selain dari Allah swt. Padahal semuanya, baik kemanfaatan maupun kemadlaratan adalah atas kuasa Allah swt.

 قُلْ أَفَرَأَيْتُمْ مَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ أَرَادَنِيَ اللَّهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كَاشِفَاتُ ضُرِّهِ أَوْ أَرَادَنِي بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكَاتُ رَحْمَتِهِ قُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُونَ

…. Katakanlah, “Kalau begitu tahukan kamu tentang apa yang kamu sembah selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan bencana kepadaku, apakah mereka mampu menghilangkan bencana itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat mencegah rahmat kepadaNya.” Katakanlah, “Cukuplah Allah bagiku. Kepada-Nyalah orang-orang yang bertawakal berserah diri.” (Q.S. Az-Zumar/39: 38)

Ketiga. Membunuh

Dosa yang dapat menjerumuskan seseorang ke dalam panasnya api neraka lainnya adalah membunuh. Membunuh yang diharamkan di dalam Islam, bukan membunuh yang diperbolehkan di dalam Islam, yakni qisas.

Keempat. Memakan harta riba

Memakan harta hasil riba adalah haram. Oleh karena itu, bagi orang yang melakukannya akan masuk neraka.

الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا ۗ وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا ۚ….

Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba… (Q.S. Al-Baqarah/2: 275)

Baca Juga :  Cerita Nabi Tentang Wanita yang Menganiaya Kucingnya

Kelima. Memakan Harta Anak Yatim

Maksud memakan harta anak yatim ini mencakup hal yang khusus maupun yang umum. Yakni larangan ini juga berlaku untuk tidak menggunakan harta anak yatim untuk membeli rumah, baju, atau lainnya. Allah swt. berfirman:

وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ حَتَّىٰ يَبْلُغَ أَشُدَّهُ ۚ وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ ۖ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْئُولًا

Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai dia dewasa, dan penuhilah janji, karena janji itu pasti diminta pertanggung jawaban. (Q.S. Al-Isra’/17: 34)

Keenam. Berpaling dari Medan Perang Saat Berkecamuk

Hal yang dapat menjerumuskan seseorang ke dalam api neraka adalah lari dari medan perang antara kaum muslimin dan kafir.

Ketujuh. Menuduh Wanita Muslimah yang baik-baik berbuat Zina

Menuduh orang lain berbuat zina tanpa bukti yang kuat termasuk sebuah kejahatan serta dianggap sebagai dosa besar dan hukumnya haram. Allah swt. berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ يَرْمُوْنَ الْمُحْصَنٰتِ الْغٰفِلٰتِ الْمُؤْمِنٰتِ لُعِنُوْا فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيْمٌۙ 23

“Sungguh, orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan baik, yang lengah dan beriman (dengan tuduhan zina), mereka dilaknat di dunia dan di akhirat, dan mereka akan mendapat azab yang besar.” (Q.S. An-Nūr/24: 23)

Demikianlah tujuh hal yang dapat menjerumuskan seseorang ke neraka. Semoga kita dapat menjahuinya aamiin. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here