Tiga Peninggalan Peradaban Islam Paling Terkenal di Cordoba Spanyol

0
1781

BincangSyariah.Com – Cordoba terletak di bagian selatan Spanyol. Dikisahkan bahwa kota ini didirikan oleh bangsa Chartaga. Setelah ditaklukan oleh Tariq bin Ziyad, Cordoba mengalami perkembangan pesat  khususnya ketika  Dinasti Umayah berkuasa di Spanyol. Bahkan kota ini mampu  bersaing dengan kota-kota maju lainnya seperti Konstantinopel, Baghdad, Kairouan dan Kairo.

Adapun masa keemasaannya dicapai pada era Abdurrahman an Nasir dan putranya Al Mustansir, dimana kota tersebut terpilih menjadi ibu kota Spanyol. Sebagai ibu kota, pemerintah sangat gencar dalam membangun fasilitas fasilitas umum khususnya di bidang pendidikan seperti sekolah dan  perpustakaan. Orang orang miskin dapat bersekolah dengan gratis.

Sehingga tidak aneh jika masyarakat nya sudah terbiasa dengan membaca dan menulis. Disamping itu pemerintah melakukan perbaikan perbaikan mendasar di sektor administrasi negara seperti membagi secara rinci tugas dari setiap bidang dan mengembangkan fungsi kementrian dan lembaga lembaga hukum seperti Hakim, Kepolisian dan lain – lain.

Hal–hal ini berdampak positif terhadap gaya hidup masyarakat. Al Hasil Cordoba perlahan lahan mampu membangun  sejumlah infrastruktur termegah di dunia. Sayangnya, peradaban luhur yang sudah berdiri berabad – abad lamanya ini  berakhir  akibat kelalaian generasi penerus. (Baca: Inilah Empat Peninggalan Peradaban Islam yang Masih Tersisa di Sevilla Spanyol)

Beruntung, sisa-sisa kemegahan Cordoba ini masih dapat ditemukan walaupun memang tidak seperti sediakala sebab beberapa peninggalan Islam telah runtuh dan beralih fungsi.  Raghib as Surjani dalam karyanya Qissat Andalus min Fath ila Suquth menjelaskan sejumlah peninggalan bersejarah tersebut. Berikut ulasannya.

  1. Jembatan Cordoba

Salah satu peninggalan terbesar umat Islam di Cordoba adalah jembatan Cordoba atau yang dikenal dengan Puente Romano. Panjangnya mencapai 400 meter dengan luas 40 meter dan tinggi 30 meter.  Jembatan ini bangun di era Samah bin Malik Al Khulani, Gubernur Andalus dibawah pemerintahan Umar bin Abdul Aziz pada tahun 101 H.

Namun beberapa ahli berpendapat bahwa jembatan ini dibangun oleh bangsa Romawi yang kemudian di perbaharui oleh Samah bin Malik dan pemimpin – pemimpin Muslim lainnya.  Di masa itu masyarakat masih menggunakan hewan seperti unta, kuda dan keledai sebagai alat transportasi. Infrastruktur jalanan pun belum berkembang pesat.

Hebatnya, dengan kondisi yang masih seperti itu, Cordoba telah mampu mengembangkan  jembatan megah yang mampu bertahan hingga sekarang. Oleh kerenanya, ini menjadi pencapaian besar tidak hanya bagi peradaban Islam tapi juga peradaban manusia pada umumnya.

  1. Masjid Cordoba

Masjid Cordoba termasuk salah satu peninggalan termegah umat Islam yang masih tersisa sampai sekarang. Masjid tersebut merupakan masjid paling terkenal di bumi Spanyol bahkan terbesar di daratan Eropa. Masjid ini dibangun oleh Abdurrahman ad Dakhil tahun 170 H kemudian dilanjutkan oleh putranya Hisyam I.

Dari masa ke masa masjid ini terus dikembangkan. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Cordoba turut berperan dalam pembangunan masjid. Maka tak heran jika masjid tersebut menjadi salah satu masjid termegah di dunia Islam. Sayangnya, pasca kekalahan umat Islam Cordoba, bangunan masjid di alih fungsikan menjadi Gereja.

  1. Universitas Cordoba

Selain digunakan untuk beribadah, masjid Cordoba juga berfungsi sebagai tempat menuntut ilmu yang kemudian berkembang menjadi universitas Cordova. Universitas ini dikenal sebagai pusat keilmuan tidak hanya bagi umat Islam tapi juga bagi orang – orang Eropa. Dan dari universitas ini lah transformasi keilmuan milik umat Islam berpindah ke Eropa.

Disini seluruh bidang keilmuan diajarkan. Pengajarnya merupakan pengajar – pengajar pilihan. Para guru disiplin dalam membagi waktu antara mengajar dan menyalurkan keilmuannya lewat karya ilmiah. Universitas tersebut sudah memiliki sistem dalam mengelola keuangan hingga mampu menyisihkan dana untuk orang orang yang membutuhkan. Selain itu, fasilitas pendidikan disini terbilang lengkap.

Tak heran banyak pelajar berdatangan baik dari Timur maupun Barat, Muslim maupun Non Muslim. Universitas Cordova telah terbukti mampu mencetak banyak pakar tersohor seperti az Zahrawi, ibn Bajah, ibn Tufail, Muhammad Al Ghafiqi, ibn Abdul Barr, Ibn Rusyd, Al Idrisi, Al Qurtubhi dan lain lain.

 

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here