Tiga Mahar Unik di Masa Rasulullah Saw

0
931

BincangSyariah.Com – Islam tidak menentukan jumlah minimal atau maksimal dalam mahar sebuah pernikahan. boleh jadi mahar tersebut berupa seperangkat alat salat, uang tunai, atau sebuah mobil lengkapm dengan surat lunasnya. Bentuk mahar tersebut sesuai kesepakatan antara kedua belah pihak, yaitu perempuan dan lelakinya. Namun ternyata sudah pernah terjadi pada zaman Rasulullah yang menggunakan bahan ini sehingga pernikahan berlangsung dengan mahar unik. Yuk kita simak, siapa tahu bisa menginspirasi untuk mahar pernikahan kerabat atau diri sendiri. Tiga mahar unik tersebut tidak dilarang oleh Rasulullah, atau bahkan memang Rasulullah yang menyuruhnya.

Islam sangat memudahkan mahar seseorang yang ingin melangsungkan pernikahannya. Sebagaiman contoh unik seorang ‘Ali radhiyallah ‘anhu memberikan mahar nikahnya berupa baju besi kepada Fatimah radhiyallah ‘anha . Diceritakan dalam hadis sebagai berikut:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ لَمَّا تَزَوَّجَ عَلِىٌّ رضى الله عنه فَاطِمَةَ رضى الله عنها قَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَعْطِهَا شَيْئًا . قَالَ مَا عِنْدِى. قَالَ فَأَيْنَ دِرْعُكَ الْحُطَمِيَّةُ

Dari Ibnu Abbas bahwasanya ketika Ali radhiyallahu ‘anhu menikahi Fatimah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadanya, “Berikanlah ia (mahar) sesuatu”. Ali menjawab, “Aku tidak memiliki apa pun” Lalu Rasulullah bersabda, “Berikanlah baju besimu”

Selanjutnya ada mahar unik berupa sepasang sandal. Perempuan yang menerima mahar tersebut datang dari Bani Fazarah. Ketika ditanya perihal mahar tersebut oleh Rasulullah, ia menjawab “saya ridha”. Subhanallah wanita tersebut benar mengamalkan dan membenarkan jika Islam memudahkan dalam perihal mahar pernikahan. Hadis tersebut menceritakan,

عَنْ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَ أَنَّ امْرَأَةً مِنْ بَنِى فَزَارَةَ تَزَوَّجَتْ عَلَى نَعْلَيْنِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَرَضِيتِ مِنْ نَفْسِكِ وَمَالِكِ بِنَعْلَيْنِ . قَالَتْ نَعَمْ. قَالَ فَأَجَازَهُ

Baca Juga :  Ketika Jomlo Minta Nasihat Orang Gila

Dari Amir bin Rabi’ah bahwasanya ada perempuan dari Bani Faza’ah dinikahkan dengan mahar sepasang sandal. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepadanya, “Apakah engkau meridhakan dirimu dan apa yang kau miliki dengan sepasang sandal?” perempuan tersebut menjawab, “ya” Rasulullah pun membolehkannya.

Dan yang ketiga, adalah cincin besi. Barang tersebut termasuk unik jika dijadikan mahar sebuah pernikahan. Rasulullah mempermudah sahabatnya yang tidak memiliki harta. Jika ia hanya memiliki cincin besi dan calon istrinya ridha, maka pernikahan pun terjadi di masanya. Sekali lagi, Rasulullah menegaskan bahwa cincin besi boleh untuk dijadikan mahar nikah, dengan sabda Nya,

أَعْطِهَا وَلَوْ خَاتَمًا مِنْ حَدِيدٍ

Berikanlah kepadanya (mahar) meskipun hanya sebuah cincin besi”



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here