Tiga Keutamaan Orang Miskin yang Tidak Didapatkan Orang Kaya

0
2514

BincangSyariah.Com – Rasulullah sering menyinggung bahwa kaum miskin merupakan kaum yang dicintai oleh Allah Swt. Pernah suatu ketika kaum miskin mengutus utusan kepada Rasullah untuk mengadukan perkara, kemudian ia berkata, “Wahai Rasulullah, aku adalah utusan dari orang-orang miskin kepadamu.”

“Selamat datang engkau dan yang mengutusmu, engkau datang dari kaum yang dicintai Allah,” sambut Rasulullah dengan hangat sebagaimana tertulis dalam riwayat Anas bin Malik yang diriwayatkan oleh Abu Laist dalam kitab Tanbihul Ghafilin.

lalu sahabat itu lalu melanjutkan keluhannya, “Wahai utusan Allah, para orang miskin mengeluhkan sesungguhnya golongan orang kaya telah memborong semua amal baik, mereka mampu berhaji sedang kami tidak. Mereka mampu bersedekah, sedang kami tidak. Jika sakit mereka mengirim uang dari tabungan mereka.”

Rasulullah bersabda, “sampaikan kepada pesanku kepada orang-orang miskin barang siapa yang bersabar karena mengharap pahala, maka ia akan mendapatkan tiga macam yang tidak didapatkan orang-orang kaya,

Pertama, sesungguhnya di surga ada ruangan dari yaqut merah yang para penghuni surga memandang kepadanya seperti memandang bintang. Ruangan tersebut tidak bisa dimasuki kecuali oleh Nabi yang Miskin. orang syahid yang miskin dan orang mukmin yang miskin.

Kedua, orang-orang miskin lebih dulu masuk surga dari pada orang-orang kaya sekedar setengah hari yaitu kira-kira lima ratus tahun lamanya, mereka lebih dulu bersenang-senang dalam surga. Sebagaimana Nabi Sulaiman bin Daud As yang masuk surga setelah para nabi yang lain, kira-kira 40 tahun setelahnya karena kerajaan yang diberikan oleh Allah Swt kepadanya di Bumi.

Ketiga, jika orang miskin melafalkan subhanallah wahamdulillah wala ilaaha illa allaha wallahu akbar dengan hati ikhlas dan orang kaya juga membacanya seperti itu juga, maka orang kaya tidak bisa mengejar orang fakir meskipun ditambah dengan sedekah 10 ribu dirham. Begitu juga amal kebaikan yang lainnya.

Baca Juga :  Cara Nabi Berdakwah Pada Orang Awam

Namun, setelah ditelusuri salah satu perawi hadis tersebut ada yang hafalannya lemah yaitu Kharajah bin Mush’ab dan hadis di atas hanya memiliki satu jalur sanad, penulis belum menemukan sanad lain. Sehingga bisa dikatakan bahwa dejarat hadis di atas dhaif atau lemah.

Namun dalam hadis shahih riwayat Imam Bukhari disebutkan terkait keutamaan orang-orang miskin bahwa mereka adalah orang yang paling banyak mengisi surga sebagaimana Rasulullah bersabda

قمت على باب الجنة، فكان عامة من دخلها المساكين، وأصحاب الجد محبوسون غير أن أصحاب النار قد أمر بهم إلى النار

“Saya pernah berdiri di pintu surga, ternyata umumnya orang yang memasukinya adalah orang miskin. Sementara orang kaya tertahan dulu (masuk surga). Hanya saja, penduduk neraka sudah dimasukkan ke dalam neraka.” (HR. Bukhari&Muslim)

Selain itu, ternyata Rasulullah juga pernah berdoa minta miskin dalam salah satu riwayat Imam Tirmizi. Apa maksudnya? silakan klik artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here