Tiga Faedah Mengetahui Perbedaan Ayat Makkiyah dan Madaniyah

0
5284

BincangSyariah.Com – Sebenarnya tidak ada sedikit pun keterangan dari Rasulullah bahwa mengetahui perbedaan surat Makkiyah dan Madaniyah merupakan suatu keharusan. Kecuali fakta tentang pentingnya mengetahui mana yang nasikh (pengganti/yang menghapus) dan mana yang mansukh (yang diganti/yang dihapus).

Karena hal itu, banyak para ahli tafsir merasa perlu mengetahui mana ayat yang bersifat Makkiyah dan mana yang bersifat Madaniyah. Sebab pembahasan-pembahasan tentang itu memiliki banyak faedah dan manfaat.

Syaikh Manna’ al-Qaththan dalam kitabnya Mabahist fi Ulum Alquran menjelaskan setidaknya ada tiga faedah mengetahui perbedaan Ayat Makkiyah dan Madaniyah.

Pertama, untuk dijadikan alat bantu dalam menafsirkan Alquran. Sebab pengetahuan mengenai tempat turun ayat dapat membantu memahami sebuah ayat dan menafsirkannya dengan cara yang benar. Sekalipun yang menjadi pegangan adalah pengertian umum lafal bukan sebab khusus.

Dengan demikian, berdasarkan pengetahuan tersebut seorang mufassir dapat membedakan antara ayat nasikh dan mansukh jika di antara kedua ayat terdapat makna yang kontradiktif. Ayat yang datang kemudian tentu merupakan nasikh atas ayat terdahulu.

Kedua, meresapi gaya bahasa Alquran antara surat Makkiyah dan Madaniyah dapat membantu dalam metode dakwah menuju jalan Allah. Sebab setiap situasi memiliki bahasanya tersendiri dan agar dapat menyesuaikan dengan psikologi lawan bicara, menguasai pikiran dan perasaan serta dapat memberikan solusi dengan bijaksana.

Sebab setiap dakwah mempunyai topik dan polanya tersendiri. Pola penyampaian itu berbeda-beda sesuai dengan perbedaan manhaj, keyakinan, dan kondisi lingkungan.

Ketiga, mengetahui sejarah hidup Nabi melalui ayat-ayat Alquran, sebab turunnya wahyu kepada Rasulullah sejalan dengan sejarah dakwah dan segala peristiwa yang menyertainya, baik periode Mekkah atau Madinah, sejak turunnya ayat pertama sampai ayat terakhir.

Baca Juga :  Mengenal Sayyid Sabiq: Ulama Abad ke-20 yang Berpinsip Tidak Harus Bermazhab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here