Tafsir Surah al-Rahman Ayat 62-69; Deskripsi Surga di Akhirat

0
1607

BincangSyariah.Com – Keindahan dan kenikmatan surga begitu besar dan bahkan seringkali sulit bahkan tidak bisa digambarkan. Deskripsi surga dengan keindahanya disampaikan dalam firman-Nya:

وَمِنْ دُونِهِمَا جَنَّتَانِ . فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

“Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi. Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (Q.S.al-Rahman: 62-63) (Baca: Tafsir Surah al-Rahman Ayat 56-61; Bidadari dari Golongan Manusia dan Jin)

Pada ayat di atas, Allah menyampaikan adanya dua surga selain surga yang telah disampaikan oleh-Nya pada ayat sebelumnya. Oleh karenanya para ulama tafsir mengartikan dan mengarahkan ayat ini kedalam arti berikut: 

Dalam Hasyiyah Tafsir al-Jalalain disampaikan bahwa ayat di atas memberikan pengertian adanya dua surga lagi yang Allah siapkan. Kedua surga ini secara derajat masih di bawah surga yang telah disampaikan sebelumnya dan untuk penghuni surga ini ialah mereka al-Ashab al-Yamin, mereka berada di bawah derajat orang-orang yang takut di hadapan Tuhan seperti pada ayat 46-4__ sebelumnya. Tafsir Ibnu katsir memberikan pendapat:

هاتان الجنتان دون اللتين قبلهما في المرتبة والفضيلة والمنزلة بنص القرآن، قال الله تعالى: { وَمِنْ دُونِهِمَا جَنَّتَانِ }

Dua surga ini di bawah dua surga sebelumnya dalam sisi derajat, keutamaan dan kedudukan secara tekstual al-Qur’an. Allah berfirman “Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi

وروي عن أبي موسى الأشعري أنه قال : جنتان للمقربين من ذهب ، وجنتان لأهل اليمين من فضة مما دون الأولين

Diriwayatkan dari Abu Musa al-Asy’ari sesungguhnya dia berkata “Dua surga untuk al-Muqarrabin terbuat dari emas dan dua surga untuk Ahli al-Yamin dari perak di bawah derajat dua surga awal” (al-Muharar al-Waiz).

Baca Juga :  Tafsir Surah Yusuf 7-10; Kebencian dan Rasa Hasud Saudara Nabi Yusuf

Hasyiyah Tafsir al-Jalalain menampilkan pendapat ulama lain yang menegaskan adanya dua surga ini dan surga lain yang disampaikan sebelumnya diperuntukan untuk mereka yang memiliki sikap takut kepada Tuhan, hanya saja dua surga ini berada pada posisi lebih mendekati ‘Arsy.

 ويؤيده ما ورد أن الأوليين من ذهب وفضة, والأخرين من يقوت, وتقدم أن الأوليين جنة عدن وجنة النعيم, وهاتان جنة الفردوس وجنة المأوى ( حاشية الصاوي)

Menguatkan (pendapat lain tersebut) bahwa dua surga awal tercipta dari emas dan perak dan dua akhir berasal dari yaqut. Sesungguhnya dua surga awal ialah surga ‘And dan al-Na’im dan kedua surga ini adalah surga Firdaus dan Ma’wa (Hasyiyah al-Shawi).

al-Muharar al-Wajiz disampaikan bahwa:

قال الرماني قال ابن عباس : الجنات الأربع للخائف { مقام ربه } [ الرحمن : 46 ]

al-Rumani dan Ibnu Abas berkata ; Empat surga tersebut diperuntukan untuk yang memiliki sikap takut “di hadapan Tuhan “(Q.S.al-Rahman 46).

وهاتان المؤخرتان في الذكر أفضل من الأوليين ، يدل على ذلك أنه وصف عيني هذه بالنضخ والأخريين بالجري فقط ، وجعل هاتين مدهامتين من شدة النعمة ، والأوليين ذواتي أفنان ، وكل جنة ذات أفنان وإن لم تكن مدهامة

Dua surga akhir ini lebih utama, (hal ini) ditunjukan adanya mata air (surga ini) yang memancar serta terlihat hijau tuanya surga dan (surga lainya) dengan mata air yang mengalir serta  terlihat adanya pohon dan buah-buahan disana walaupun tidak terlihat hijau tua (al-Muharar al-Wajiz).

 

al-Muharar al-Wajiz menampilkan arahan lain dari al-Hasan :

وقال الحسن الأوليان للسابقين والأخريان للتابعين

Al-Hasan berkata “Dua surga awal untuk golongan al-Sabiqun dan dua surga akhir untuk golongan al-Tabi’in

Baca Juga :  Bisakah Penghuni Surga dan Neraka Bercakap-cakap?

 

قال القاضي أبو محمد : وأكثر الناس على التأويل الأول ، وهذه استدلالات ليست بقواطع

al-Qadhi Abu Muhammad berkata “Mayoritas ulama mengarahkan kepada ta’wil pertama (dua surga awal untuk al-Sabiun dan dua surga ini untuk al-Ashab al-Yamin). Pendapat-pendapat tersebut adalah hasil pemahaman dalil dan tidak pasti (Qath’i)”.

Berikutnya Allah menyampaikan keberadaan dua surga ini dalam firman-Nya :

مُدْهَامَّتَانِ. فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ . فِيهِمَا عَيْنَانِ نَضَّاخَتَانِ. فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ .فِيهِمَا فَاكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ .فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya. Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?. Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar. Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?. Di dalam keduanya ada (macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima. Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Q.S.al-Rahman: 64-69)

Ayat di atas memberikan gambaran sifat-sifat dari dua surga ini, surga tersebut terlihat dengan warna hijau tua yang berarti menunjukan bahwa sebagian besar dipenuhi dengan tumbuh-tumbuhan dan bunga-bunga. Imam al-Baidlawi mempertegas:

دلالة على ما بينهما من التفاوت

“Hal tersebut menunjukan adanya perbedaan antara keduanya (surga ini dan sebelumnya)”.

Kedua surga ini memiliki dua mata air yang memancar dan terdapat bermacam-macam buah. Kedua mata air ini membawa kebaikan dan keberkahan untuk penduduknya. Ibnu Mas’ud memperjelas bahwa kedua mata air tersebut memancarkan misik kepada para kekasih-Nya sebagaimana tetesan air hujan.  Wallahu A’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here