Tafsir Mimpi Naik Haji dalam Islam

0
564

BincangSyariah.Com – Menunaikan ibadah haji merupakan kewajiban bagi umat Muslim yang sudah mampu dan memungkinkan, baik secara materi, fisik, dan keamanan perjalanan. Terlepas dari itu, ternyata orang yang mimpi naik haji itu memiliki tafsir tersendiri dalam Islam. (Baca: Empat Syarat Meraih Predikat Haji Mabrur)

Imam Abu Sa’id, seperti dikutip dalam Muntakhab al-Kalam fi Tafsir al-Ahlam karya Imam Ibnu Sirin, memerinci kondisi orang yang mimpi naik haji. Pertama, bila ada orang mimpi naik haji pada waktu musim haji itu pada umumnya pertanda baik. Jika kebetulan yang bermimpi itu dalam keadaan sakit, Allah akan menyembuhkannya. Bila ia memiliki utang, Allah akan membayarkan utangnya. Ketakutan yang menimpa orang yang bermimpi naik haji pun insya Allah akan hilang. (Baca: Tafsir Mimpi Membayar Utang Menurut Islam)

Selain itu, orang yang mimpi naik haji pada waktu musim haji itu akan dimudahkan urusannya bila memang ia sedang mengalami kesulitan. Bila bermimpinya sedang dalam perjalanan, insya Allah ia akan selamat dalam perjalanannya tersebut. Bila yang bermimpi demikian adalah pedagang, insya Allah dagangannya akan laris. Selain itu, ada juga pendapat yang menyatakan bahwa orang yang mimpi naik haji atau umrah itu akan diberikan usia yang panjang oleh Allah dan penuh keberkahan. (Baca: Doa Istri Agar Suami Kaya Raya dan Panjang Umur)

Kedua, orang yang mimpi naik haji tapi bukan pada musimnya itu pada umumnya pertanda buruk. Jika yang bermimpi adalah pejabat, maka ia akan dilengserkan dari jabatannya. Jika yang bermimpi merupakan pengusaha, maka ia akan mengalami kerugian. Jika yang bermimpi itu orang yang sedang dalam bepergian, maka ia akan mengalami penodongan yang dilakukan penjahat. Bahkan orang yang sembuh itu bisa menjadi sakit.

Baca Juga :  Anda Pernah Mimpi Menangis? Ini Tafsirnya Menurut Ulama

Orang yang bermimpi bahwa ia sudah mampu naik haji, akan tetapi ia enggan pergi ke Tanah Suci, ia pertanda ia akan khianat terhadap amanat yang akan diembannya dan tidak bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Wallahu a’lam bis shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here