Fatimah Putri Nabi Tertawa dan Menangis Mendengar Cerita Nabi

1
1684

BincangSyariah.Com – Kisah kehidupan Rasulullah saw. dan para keluarganya selalu menarik disimak untuk dijadikan teladan bagi umat Muslim. Di antara kisah yang menarik disimak adalah tangis dan senyum Fatimah putri Rasulullah saw. saat diceritakan sebuah khabar oleh Rasulullah saw. sendiri.

عن أُم سَلَمَةَ، أَخْبَرَتْهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعَا فَاطِمَةَ عَامَ الْفَتْحِ فَنَاجَاهَا فَبَكَتْ ثُمَّ حَدَّثَهَا فَضَحِكَتْ. قَالَتْ: فَلَمَّا تُوُفِّيَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلْتُهَا عَنْ بُكَائِهَا وَضَحِكِهَا. قَالَتْ: أَخْبَرَنِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ يَمُوتُ فَبَكَيْتُ، ثُمَّ أَخْبَرَنِي أَنِّي سَيِّدَةُ نِسَاءِ أَهْلِ الجَنَّةِ إِلاَّ مَرْيَمَ ابْنَةَ عِمْرَانَ فَضَحِكْتُ.

Diriwayatkan dari Ummu Salamah yang menceritakan bahwa Rasulullah saw. itu suatu saat memanggil Fatimah pada tahun pembebasan Makkah. Rasulullah saw. membisikinya yang kemudian membuatnya menangis. Tak lama berselang, Rasulullah saw. pun menceritakan hal lain yang membuat Fatimah tertawa. Saat Rasulullah saw. telah wafat, aku (Ummu Salamah) bertanya pada Fatimah, “Mengapa engkau menangis dan tertawa waktu Rasulullah saw. membisikimu?” “Rasulullah saw. menceritakan padaku bahwa ia akan segera wafat, dan aku pun menangis. Di sisi lain, Rasulullah saw. menceritakan bahwa aku termasuk ratu ahli surga bersama Maryam binti ‘Imran, dan aku pun tertawa gembira,” jawab Fatimah putri Nabi (HR Tirmidzi). 

Selain riwayat Tirmidzi, hadis yang satu makna dengan hadis ini juga diriwayatkan dalam Sahih Muslim dari Aisyah ra.

عن عَائِشَةَ حَدَّثَتْهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «دَعَا فَاطِمَةَ ابْنَتَهُ فَسَارَّهَا فَبَكَتْ، ثُمَّ سَارَّهَا فَضَحِكَتْ» فَقَالَتْ عَائِشَةُ: فَقُلْتُ لِفَاطِمَةَ: مَا هَذَا الَّذِي سَارَّكِ بِهِ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَبَكَيْتِ، ثُمَّ سَارَّكِ فَضَحِكْتِ؟ قَالَتْ: «سَارَّنِي فَأَخْبَرَنِي بِمَوْتِهِ، فَبَكَيْتُ، ثُمَّ سَارَّنِي، فَأَخْبَرَنِي أَنِّي أَوَّلُ مَنْ يَتْبَعُهُ مِنْ أَهْلِهِ فَضَحِكْتُ»

Diriwayatkan dari Aisyah yang mengabarkan bahwa Rasulullah saw. pernah memanggil Fatimah putrinya. Rasulullah saw. pun membisiki Fatimah yang membuatnya menangis dan tertawa. “Suatu saat aku bertanya pada Fatimah,” kata Aisyah, “Apa yang menyebabkan engkau menangis dan tertawa saat Rasulullah saw. pada waktu itu membisikimu?” lanjut Aisyah. “Rasulullah membisikiku tentang kematiannya, aku pun menangis. Rasulullah juga membisikiku bahwa aku ini keluarga yang pertama kali akan menyusulnya, dan aku pun tertawa,” jawab Fatimah (HR Muslim).

Menurut Imam Nawawi dalam Syarah Muslim, kedua cerita di atas yang menyebabkan Fatimah menangis dan tertawa merupakan di antara mukjizat yang Allah berikan pada Rasulullah saw. karena beliau mengetahui hal gaib yang tidak diketahui orang lain. Selain itu, menurut Imam al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi, peristiwa pemanggilan Fatimah itu terjadi bukan pada tahun pembebasan Makkah, namun terjadi pada haji wadak atau tidak lama menjelang Rasulullah saw. wafat. Wallahu a’lam

 

100%

1 KOMENTAR

  1. […] Dalam keterangan kitab Siyar A’lam al-Nubala disebutkan bahwa karena saking khusyuknya Usman bin Madz’un dalam beribadah, ia bermaksud untuk menjomlo selama-lamanya karena menganggap menikah dapat menghambat laku ibadahnya. Namun, Rasulullah saw menegurnya dengan bersabda, “Tidakkah aku cukup bagimu sebagai teladan yang baik? Tidak ada umatku yang menjomlo.”  Usman pun kemudian menutuskan untuk menikah. (Fatimah Putri Nabi Tertawa dan Menangis Mendengar Cerita Nabi) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here