Riwayat Karamah Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

0
412

BincangSyariah.Com – Sosok manusia yang saleh akan memiliki ‘keabadian kenangan’ yang disebarkan oleh murid-muridnya maupun dalam karya tulisnya sendiri. Murid-murid yang turut menyebarkan ini banyak tipikal. Ada murid yang menyebarkan kesalehan gurunya dari sisi ilmu, seperti murid-murid Imam Syafii misalnya.

Ada pula yang menyebarkan kelebihan gurunya karena memiliki karamah, seperti Syekh Abdul Qadir. Mengapa dalam diri beliau lebih banyak disebarkan sisi keramatnya?

Ahli hadis dan sejarah Syekh Adz-Dzahabi mengulas beberapa hal tentang Syekh Abdul Qadir ini dalam kitab monumentalnya, Siyar A’lam an-Nubala’ (15/181-185) :

قال ابو محمد بن قدامة … ﻭﻟﻢ ﺃﺳﻤﻊ ﻋﻦ ﺃﺣﺪ ﻳﺤﻜﻰ ﻋﻨﻪ ﻣﻦ اﻟﻜﺮاﻣﺎﺕ ﺃﻛﺜﺮ ﻣﻤﺎ ﻳﺤﻜﻰ ﻋﻨﻪ، ﻭﻻ ﺭﺃﻳﺖ ﺃﺣﺪا ﻳﻌﻈﻤﻪ اﻟﻨﺎﺱ ﻟﻠﺪﻳﻦ ﺃﻛﺜﺮ ﻣﻨﻪ، ﻭﺳﻤﻌﻨﺎ ﻋﻠﻴﻪ ﺃﺟﺰاء ﻳﺴﻴﺮﺓ.

Abu Muhammad bin Qudamah berkata: “Aku tidak mendengar dari seseorang yang mengisahkan Syekh Abdul Qadir tentang kekeramatan yang lebih banyak dari beliau. Dan saya tidak melihat seseorang yang diagungkan karena agamanya melebih Syekh Abdul Qadir. Kami mendengar tentang beliau beberapa bagian yang sedikit”

Murid Ibnu Taimiyah tersebut melanjutkan:

ﻗﺎﻝ ﺷﻴﺨﻨﺎ اﻟﺤﺎﻓﻆ ﺃﺑﻮ اﻟﺤﺴﻴﻦ ﻋﻠﻲ ﺑﻦ ﻣﺤﻤﺪ: ﺳﻤﻌﺖ اﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪ اﻟﻌﺰﻳﺰ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ اﻟﺴﻼﻡ اﻟﻔﻘﻴﻪ اﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ﻳﻘﻮﻝ: ﻣﺎ ﻧﻘﻠﺖ ﺇﻟﻴﻨﺎ ﻛﺮاﻣﺎﺕ ﺃﺣﺪ ﺑﺎﻟﺘﻮاﺗﺮ ﺇﻻ اﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪ اﻟﻘﺎﺩﺭ

Guru kami, al-Hafidz Abu al-Hasan Ali bin Muhammad berkata: “Saya mendengar Syekh Abdul Aziz, ahli fikih bermadzhab Syafii, berkata bahwa tidak sampai kepada kami kekeramatan seseorang secara mutawatir (akurat dan valid) kecuali Syekh Abdul Qadir”

Beliau secara khusus memberi komentar:

ﻗﻠﺖ: ﻟﻴﺲ ﻓﻲ ﻛﺒﺎﺭ اﻟﻤﺸﺎﻳﺦ ﻣﻦ ﻟﻪ ﺃﺣﻮاﻝ ﻭﻛﺮاﻣﺎﺕ ﺃﻛﺜﺮ ﻣﻦ اﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪ اﻟﻘﺎﺩﺭ، ﻟﻜﻦ ﻛﺜﻴﺮا ﻣﻨﻬﺎ ﻻ ﻳﺼﺢ، ﻭﻓﻲ ﺑﻌﺾ ﺫﻟﻚ ﺃﺷﻴﺎء ﻣﺴﺘﺤﻴﻠﺔ.

Baca Juga :  Bolehkah Menggabungkan Tempat Tidur Anak dalam Satu Kamar?

“Tida ada ulama besar yang memiliki ‘perilaku’ dan keramat melebihi Syekh Abdul Qadir. Namun banyak kisah kekeramatan yang tidak sahih. Dan sebagiannya adalah mustahil”

Beliau memberi kesimpulan:

ﻭﻓﻲ اﻟﺠﻤﻠﺔ اﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪ اﻟﻘﺎﺩﺭ ﻛﺒﻴﺮ اﻟﺸﺄﻥ، ﻭﻋﻠﻴﻪ ﻣﺂﺧﺬ ﻓﻲ ﺑﻌﺾ ﺃﻗﻮاﻟﻪ ﻭﺩﻋﺎﻭﻳﻪ، ﻭاﻟﻠﻪ اﻟﻤﻮﻋﺪ، ﻭﺑﻌﺾ ﺫﻟﻚ ﻣﻜﺬﻭﺏ ﻋﻠﻴﻪ.

Secara umum, Syekh Abdul Qadir adalah sosok besar. Darinya bangak diambil sebagian ucapan dan dakwahnya. Allah yang memberi janji. Sebagian kisah dari beliau adalah kisah bohong

Namun, bukankah karamah yang diberikan oleh Allah dapat menjangkau hal-hal yang mustahil dalam pikiran manusia? Kita pun tidak dapat memvonis sebagai cerita bohong sebelum dapat membuktikan kepalsuannya hanya karena tidak senang dengan karomah seorang wali dan di luar nalar akal manusia.

Ma’ruf Khozin, pecinta Tarekat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here